Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memberikan arahan tegas kepada para lurah yang baru dilantik agar mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kedekatan dengan masyarakat.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan administrasi dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo, yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo dan dihadiri pejabat daerah serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Adhan Dambea menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antara lurah dengan tokoh masyarakat.
“Saya minta lebih banyak berkonsultasi dengan tokoh-tokoh masyarakat. Jangan sampai ketika sudah menjadi lurah, justru bertindak seperti ‘raja kecil’. Kita harus menampung pendapat masyarakat, bukan membangun antipati,” tegasnya, Jumat (24/4/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengadakan pembekalan khusus bagi lurah dan perangkat kecamatan selama tiga hari.
Pelatihan tersebut akan menghadirkan berbagai instansi, seperti kepolisian, TNI, Kementerian Agama, hingga pengadilan agama dan pertanahan, guna memperkuat pemahaman aparatur terkait tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
Selain itu, Adhan Dambea turut menyoroti sejumlah persoalan di masyarakat, mulai dari konflik pertanahan hingga meningkatnya kasus pelecehan seksual terhadap anak.
Untuk itu, dia meminta para lurah untuk lebih aktif mengedukasi masyarakat,
termasuk mengingatkan orang tua agar lebih mengawasi penggunaan ponsel pada anak-anak sebagai langkah pencegahan.
Sebagai bentuk evaluasi kinerja, Pemerintah Kota Gorontalo juga akan menggelar lomba kebersihan lingkungan antar kelurahan
dalam rangka Hari Lingkungan Hidup pada 5 Juni mendatang.
Kelurahan terbaik akan mendapat penghargaan, sementara yang terburuk akan dikenai sanksi tegas.
Di akhir sambutannya, Adhan Dambea berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi
dan bekerja secara maksimal demi kemajuan Kota Gorontalo. (Mg-06)












