Legislatif

Daud Syarief: KUA PPAS Perubahan Penting Bagi Pembangunan

×

Daud Syarief: KUA PPAS Perubahan Penting Bagi Pembangunan

Share this article
Daud Syarief_ KUA PPAS Perubahan Penting Bagi Pembangunan
Rapat paripurna DPRD Gorut ke- 25 dalam rangka pembicaraan tingkat 1 terhadap perubahan KUA dan PPAS tahun 2025.

Hargo.co.id, GORONTALO – Juru bicara Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Daud Syarief menegaskan bahwa rancangan perubahan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) 2025 memiliki arti penting bagi pembangunan daerah.

Berita Terkait:  LHP BPK Segera Ditindak Lanjuti DPRD Kabgor

“Terkait Rancangan Perubahan KUA PPAS tahun 2025, memiliki arti penting bagi pembangunan daerah,” kata Daud Syarief beberapa waktu lalu saat membacakan pandangan fraksi dalam rapat paripurna.

Lanjut dikatakan Daud Syarief, angka yang disajikan dalam KUA PPAS Perubahan merupakan angka yang wajar serta rasional,

Berita Terkait:  Dua Fraksi DPRD Kabgor Soroti 15 Pekerjaan Putus Kontrak

bukan sekadar menaikkan atau menurunkan nilai anggaran.

Tapi, kata dia, harus mencerminkan pencapaian periode Januari hingga Agustus 2025, sehingga kelak dapat dipertanggungjawabkan.

Berita Terkait:  Zulfikar Minta Pansus SOTK Bekerja Cermat dan Objektif

“Oleh karena itu, dampak positif atas perubahan KUA PPAS tersebut harus ada, terutama aspirasi rakyat. Kebutuhan masyarakat harus terpenuhi bagaimana pemanfaatannya harus menjadi prioritas bukan kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya.

Program strategis jangka pendek merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan,

Berita Terkait:  Tagih Janji Perusahaan Sawit di Pohuwato, Ihwan Khan Geram

dan Fraksi PDIP menyoroti juga akan hal tersebut, serta mengingatkan kepada pemerintah daerah.

Bagaimana sistem monitoring juga harus diperkuat kata Daud Syarief, dan juga pelaksanaan evaluasi rutin,

Berita Terkait:  Pemusnahan Ribuan Botol Miras, Irwan: Langkah Strategis Tekan Angka Kriminalitas

sehingga pencapaian target pembangunan dapat tercapai.

“Melalui evaluasi tentu dapat diketahui progres pembangunan, sehingga apa yang menjadi kendala dan dapat diketahui serta solusina dapat segera dicari,” jelasnya.

Berita Terkait:  Dekab Boalemo Sepakati Ranperda RTRW dan KUA PPAS APBD 2026

Terhadap penyusunan anggaran kata Daud Syarief harus berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan pembangunan,

sehingga rencana belanja harus benar teralokasi serta terdistribusi untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Berita Terkait:  LPj APBD 2022 Gorut: NasDem Terima dengan Syarat, PDIP Menolak

“Fraksi PDIP pada dasarnya akan mendukung penataan, monitoring serta pengawasan anggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk pembangunan daerah,” tandasnya.(Alosius)