Kabar NusantaraMetropolis

Debitur Pinjol Dikabarkan Bunuh Diri, Diduga Akibat Teror

×

Debitur Pinjol Dikabarkan Bunuh Diri, Diduga Akibat Teror

Share this article
Bunuh Diri
Ilustrasi pinjaman online. (Istimewa)

Hargo.co.id, JAKARTA – Viral beredar video dari akun @rakyatvspinjol, yang menceritakan tentang salah satu debitur pinjaman online (Pinjol) di PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) bunuh diri.

Berita Terkait:  Terkait Penggerebekan Miras di Kabgor, Kapolres dan Kapolsek akan Diperiksa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) langsung bereaksi atas insiden tersebut. Saat ini, OJK telah melayangkan panggilan untuk petinggi perusahaan tersebut.

“Sedang akan kami panggil (jajaran petinggi AdaKami), hari ini,”

jawab Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, Rabu (20/9/2023), dikutip dari CNNIndonesia.com.

Berita Terkait:  Buat Petisi, Warga Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Kades Moutong

Peristiwa ini pun telah mendapat tanggapan dari Brand Manager AdaKami, Jonathan Kriss. Menurutnya, pihaknya berkomitmen untuk melakukan penyelidikan atas kasus ini.

“AdaKami turut prihatin mendengar kabar berita tersebut, saat ini pihak kami telah menghubungi pemilik akun @rakyatvspinjol untuk meminta keterangan lebih lanjut dan masih mencoba mengumpulkan fakta agar dapat melakukan investigasi lebih mendalam,” kata Jonathan.

Berita Terkait:  Dikeluarkan Saat Prosesi Modelo Anak RG, Ismet Mile Merasa Dihinakan

Ia mengungkapkan sedang mencari tahu nama korban ataupun keluarga korban yang diceritakan dalam video tersebut.

“AdaKami sebagai platform yang tunduk dan mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia

dan tidak menoleransi adanya tindakan penagihan yang melanggar SOP,” imbuhnya.

Berita Terkait:  Diselesaikan dengan Restorative Justice, Pelaku Pencurian Sawit di Sumatera Utara Bersyukur

Diketahui dalam video tersebut menceritakan tentang seorang peminjam Adakami meninggal bunuh diri,

setelah mendapatkan serangkaian teror dan cacian dari pihak AdaKami.

Berita Terkait:  Kunjungi Command Center Pengamanan KTT Asean, Kapolri Lakukan Analisa dan Evaluasi

Diduga korban meminjam uang sebesar Rp9,4 juta, namun diharuskan membayar sekitar Rp 18 Juta-Rp 19 Juta,

yang diduga karena tingginya biaya administrasi.(mg-19)

 

 

*)Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia, dengan judul “OJK Panggil AdaKami Hari Ini Buntut Viral Dugaan Peminjam Bunuh Diri” Pada edisi Rabu, 20 September 2023.