Kab. Gorontalo

Fory Siap Dampingi Kebijakan Pemda untuk Bidan

×

Fory Siap Dampingi Kebijakan Pemda untuk Bidan

Share this article
Bidan
Ketua GOW dan juga Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo, Fory Naway saat didaulat memotong tumpeng dalam rangka HUT IBI tingkat Kabupaten Gorontalo, Selasa (11/7/2023). (Istimewa)

Hargo. co.id, GORONTALO – Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, Prof. Fory Armin Naway mengapresiasi kinerja dan peran seorang bidan dalam menjalankan tugas dan tangungjawab untuk keselatan ibu dn anak. Peran bidan, menurut Fory sangat strategis dalam memberikan layanan kepada masyarakat khususnya masa persalinan baik itu keselamatan ibu dan anak.

Berita Terkait:  Gerakkan Ekonomi, Fory: Peran Perempuan Sangat Strategis

Karena itu, sesuai harapan para insan bidan, kebijakan pemerintah daerah terkait kesejahteraan,

perlindungan dan penambahan jumlah kuota di setiap desa, siap didampinginya.

“Apresiasi saya sebagai ketua GOW, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan para bidan akan dibijaksanai lebih oleh pemerintah daerah dan saya sebagai ketua TP-PKK

akan mendampingi sepenuhnya kebijakan yang bisa dilakukan bupati sebagai kepala daerah untuk menyelamatkan dan kalau perlu menambah kuota jumlah bidan di seluruh desa.

Karena kita sudah mencapai desa mandiri dan bahkan kedepan akan ada desa madani sesuai harapan Pak Bupati,” terang Fory Armin Naway saat ditemui usai mengahadiri

peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia ke-72 tingkat Kabupaten Gorontalo, Selasa (11/7/2023), di Gedung Misfalah Limboto.

Berita Terkait:  Terus Jaga Kebersihan Lingkungan, Pesan Nelson For Warga Guna Atasi DBD

“Selamat kepada IBI yang berulang tahun ke 72 tahun, usai bukan lagi muda tapi sudah lanjut,

mudah-mudahan IBI kedepan lebih baik lagi dan lebih jaya,” sambungnya.

Ia mengatakan, kedepan GOW Kabupaten Gorontalo akan melakukan Kerjasama dengan Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Gorontalo

untuk melaksanakan pelatihan peningkatan kompetensi kepada biang kampung dan bidan.

Berita Terkait:  Nelson Hadiri RUA dan Laporan LTKL 2023-2024

“Nah, antara bidan dan biang kampung diharapkan bisa berkolaborasi melayani keselamatan ibu dan anak ,karena hal ini juga sesuai tugas mulia dan profesi mereka dalam mengurangi angka kematian ibu dan anak,” harap Fory.

Lebih lanjut Fory menuturkan, kedepan bidan juga diharapkan menjadi pelopor dalam menekan turunnya angka stunting.

Berita Terkait:  Festival Apangi di Desa Molowahu: Merawat Tradisi dan Gerakkan UMKM

“PKK juga fokus stunting, bagaimana mengurangi angka stunting tentu memperhatikan ibu hamil. Kami ada program dapur sehat dalam pemberian makanan tambahan bagi anak dan ibu hamil.

Seperti yang sudah kami lakukan dalam penyaluran susu untuk balita termasuk ibu hamil

dan itu atas dukungan dan bantuan PKK Provinsi,” tandasnya.(*)

Berita Terkait:  Gelar Uji Sampel Takjil di Kabgor, BPOM Diapresiasi Nelson

Penulis: Deice