Advertorial

Kehadiran PT. BJA Dinilai Percepat Perputaran Ekonomi di Popayato

×

Kehadiran PT. BJA Dinilai Percepat Perputaran Ekonomi di Popayato

Share this article
Kehadiran PT. BJA Dinilai Percepat Perputaran Ekonomi di Popayato
Kantor PT. BJA

Sebagai gambaran, upah minimum provinsi (UMP) di Gorontalo sebesar Rp 3 juta per bulan. Dengan jumlah karyawan hampir 1.000 orang, maka potensi perputaran uang dari karyawan PT BJA setiap bulan bisa mencapai Rp 3 miliar. Itu belum menghitung upah lembur dan tunjangan lainnya yang membuat penghasilan karyawan PT BJA berada di atas UMP.

Berita Terkait:  Kapolda Gorontalo Jamin Keamanan Kegiatan Proyek PGP

Kencangnya perputaran uang di daerah Popayato dan sekitarnya juga bisa dilihat dari pengisian uang tunai di mesin ATM Bank BRI yang berada di daerah Popayato. Ada empat mesin ATM di Popayato, salah satunya berada di kawasan pabrik PT BJA. Jauh lebih banyak dibandingkan kecamatan lainnya di Kabupaten Pohuwato yang rata-rata hanya ada 1 ATM.

Ardiansyah mengatakan, pengisian uang tunai di empat mesin ATM Bank BRI yang berada di daerah Popayato dilakukan sepekan sekali. Setiap kali mengisi, jumlahnya berkisar Rp 800 juta. Saat tanggal penerimaan gaji di PT BJA, pengisian bisa dilakukan dua kali dalam sepekan.

Berita Terkait:  Distribusi LPG 3 Kg di Sulsel Dievaluasi, Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan Hingga Pangkalan

“Waktu tanggal gajian, enggak sampai satu hari, uang tunai di mesin ATM bisa habis. Itu sebabnya, kami sering mengalihkan penarikan uang tunai ke agen-agen BRILink. Untuk membuka lapangan kerja juga,” tutur Ardiansyah.