Sementara itu, Rektor UNG Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menyebut pencapaian ini sebagai hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan.
“Tidak ada satu pun yang langsung berhasil dalam sekali usulan. Semua melalui proses bertahun-tahun, dan karena itu layak dirayakan dan disyukuri,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kontribusi para guru besar terhadap pembangunan daerah dan pelestarian lingkungan, terutama dalam konteks ekosistem pesisir dan daerah aliran sungai.
Rektor Eduart Wolok juga mengenang kisah pribadi dan persahabatan dengan beberapa guru besar, termasuk Prof. Lukman
yang menghadirkan kenangan saat keduanya masih bergelut di jalur akademik awal. Ia menyampaikan apresiasi khusus kepada dua guru besar senior,
Prof. Abdul Hamid Isa dan Prof. Ismail Djakaria, yang membuktikan bahwa semangat menuntut ilmu tak mengenal usia.
“Pencapaian ini adalah teladan. Usia bukan penghalang untuk menjadi seseorang yang bermanfaat,” ujar Eduart Wolok.
Dengan pengukuhan ini, UNG kini telah memiliki 71 guru besar aktif. (Mg-12)












