Edukasi

Kukuhkan 11 Guru Besar, UNG Ukir Sejarah Akademik

×

Kukuhkan 11 Guru Besar, UNG Ukir Sejarah Akademik

Share this article
Kukuhkan 11 Guru Besar, UNG Ukir Sejarah Akademik
Pengukuhan 11 guru besar UNG. (Foto: Saraswati Usman/Mahasiswi magang UNG)

Hargo.id, GORONTALOUniversitas Negeri Gorontalo (UNG) mengukir sejarah akademik. Ini setelah 11 dosen dikukuhkan sebagai guru besar tetap dalam sidang terbuka senat dalam rangka orasi ilmiah yang sarat makna dan penuh apresiasi, Selasa (24/6/2025).

Berita Terkait:  Guru MAN 1 Pohuwato Ini Raih Juara II Kampanye Sadar Halal di Pesona Tameto 2025

Pengukuhan ini tak hanya menjadi pencapaian akademik tertinggi, tetapi juga menyingkap kisah-kisah perjuangan, dedikasi, dan cinta yang menjadi fondasi keberhasilan mereka.

Ketua Senat UNG, Prof. Dr. Mohamad Karmin Baruadi, M.Hum., secara resmi membuka sidang usan pengangkatan dibacakan oleh Sekretaris Senat, Prof. Dr. Femy M. Sahami, S.Pi., M.Si., menandai tonggak penting dalam karier para akademisi unggulan ini.

Berita Terkait:  HIMAKOM UNG Kunjungi Gorontalo Post, Belajar Langsung Dunia Jurnalistik dan Media Digital

Pengukuhan kali ini terasa istimewa, bukan hanya karena jumlahnya yang besar, tetapi karena menghadirkan kisah perjuangan panjang dan cinta yang menyatu dalam dedikasi akademik. Pasangan suami istri Prof. Dr. Dewi Wahyuni K. Baderan dan Prof. Dr. Sukirman Rahim dikukuhkan bersama sebagai guru besar, mewujudkan mimpi panjang mereka.

Dalam momen haru, Prof. Dewi menyampaikan ucapan syukur dan cinta,

Berita Terkait:  Workshop Kewirausahaan Diharapkan Bisa Ciptakan Mahasiswa Berjiwa Entrepreneur

“Teruntuk suamiku tercinta, pujaan hatiku, Prof. Dr. Sukirman Rahim, M.Si. Terima kasih telah bersamaku dalam suka dan duka. Semoga kita selalu menjadi pasangan zauji, saling menyempurnakan, dunia hingga surga.”

Prof. Sukirman pun membalas,

Berita Terkait:  Mahasiswa FSB UNG, Abdul Gias Tomayahu Torehkan Prestasi Emas Hingga Tingkat Nasional

“Kita telah melakukan semua, finish bersama dan menikmatinya bersama.”