Gorontalo

LKPM Wajib Disampaikan Secara Berkala

×

LKPM Wajib Disampaikan Secara Berkala

Share this article
LKPM Wajib Disampaikan Secara Berkala
Yosef P. Koton (tengah) saat menghadiri kegiatan Bimtek tata cara pengisian LKPM online, kepada pelaku usaha di Provinsi Gorontalo, Rabu (2/10/2024). (Foto: Diskominfotik)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) untuk para pelaku usaha yang ada di daerah itu, Rabu (2/10/2024).

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Minta OPD Ubah Mindset, Jangan Hanya Menunggu Program Pusat

Bimtek terkait pelatihan tata cara pengisian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) online tersebut dibuka oleh Plt. Asisten bidang Administrasi Umum, Yosef P. Koton.

Dalam keterangannya, Yosef menuturkan, LKPM adalah laporan yang berisi perkembangan realisasi penanaman modal dan permasalahan yang dihadapi pelaku usaha.

Berita Terkait:  Pemprov Segera Cairkan Anggaran Untuk PSU Gorut

LKPM ini, kata Yosef, wajib dilaporkan bagi pelaku usaha skala kecil setiap enam bulan,

dan pelaku usaha skala menengah dan besar setiap tiga bulan.

Laporan tersebut dikases melalui laman OSS https://oss.go.id/ pada menu “Pelaporan LKPM” yang dikelola oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

Berita Terkait:  Empat Warga Sri Lanka Dideportasi Pekan Depan

“Adapun yang perlu dilaporkan adalah realisasi penanaman modal mulai dari tanah, peralatan/mesin tambahan aset lainnya,” kata Yosef saat membuka kegiatan tersebut.

“Termasuk juga realisasi tenaga kerja, realisasi produksi, kewajiban kemitraan, dan kewajiban lainnya,” tabah Yosef.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Apresiasi Terbentuknya FOKAL IMM di Gorontalo

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, sejak pelimpahan kewenangan terhadap Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Gorontalo, kinerja pelayanan perizinan menjadi 13 sektor dengan 965 jenis perizinan dan non-perizinan.

Pada tahun 2024 sampai dengan semester I tahun 2024 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu melalui unit perizinan telah menerbitkan 1.130 izin dan non-izin.

Berita Terkait:  DLHK Pastikan Perusahaan Biomassa di Gorontalo Taat Aturan dan Ikuti Prosedur

“Realisasi investasi pada semester I tahun 2024 Provinsi Gorontalo mencapai Rp2,43 triliun atau mencapai sebesar 37,65 persen dari target nasional sebesar Rp6,46 triliun,” ungkapnya.

“Angka penyerapan tenaga kerja sebanyak 20.317 orang,” ujarnya.

Berita Terkait:  Wagub Idah Pastikan Homestay PENAS XVII Siap Sambut Ribuan Peserta

Realisasi investasi itu terdiri dari lima sektor terbesar yakni industri kayu sebesar Rp 462 miliar atau 22 persen,

kemudian tanaman pangan, perkebunan dan peternakan sebesar Rp344 miliar atau 17 persen.

Selanjutnya ada pertambangan sebesar Rp341 miliar atau 16,8 persen,

perumahan kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp 285 miliar atau 14,1 persen.

Berita Terkait:  Kolaborasi SKALA, Gorontalo dan Australia Perkuat Satu Data

Kemudioan di industri logam dasar, barang logam bukan mesin dan peralatannya sebesar Rp161 miliar atau 8 persen.(Rilis)