“Hanya saja kemarin dirinya mengeluh pusing dan meminta obat maag. Kemudian saya menyuruh untuk meminum air panas dan makan sebelum turun dari rumah sekitar pukul 05.00 Wita,” ucap adiknya.
Pihak Polsek Kwandang melalui KSPK, Bripka Irmanto Daimasiki mengatakan bahwa
laporan masyarakat terkait dengan penemuan mayat tersebut, telah diterima pihaknya dan akan diproses sebagaimana mestinya.
“Kami juga telah membawa ke RSUD ZUS untuk dilakukan otopsi dan juga berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya termasuk keluarga,” jelasnya.
Pihak keluarga juga tidak keberatan, dan menerima hasil visum dari pihak RSUD ZUS
yang menerangkan tidak ada bekas kekerasan pada tubuh Adrian.
Adrian sendiri rencananya akan dimakamkan pada Rabu (4/10/2023) di Desa Katialada. (*)
Penulis: Alosius M. BudimanĀ












