Headline

Sesosok Mayat yang Ditemukan di MI Al-Magfirah, Polisi: Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan

×

Sesosok Mayat yang Ditemukan di MI Al-Magfirah, Polisi: Tak Ada Tanda-tanda Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Mayat, MI Al-Magfirah
Ilustrasi

Hargo.co.id, GORONTALO – Kepolisian Sektor (Polsek) Telaga mengungkap identitas mayat pria yang ditemukan di halaman depan MI Al-Magfirah, Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo pada Senin (18/3/2024).

Berita Terkait:  Ratusan Sopir Truk Kontainer Gelar Demo di Deprov, Buntut Penerapan Jam Operasional

Kapolsek Telaga, melalui Kadiv Propam, Sukri mengungkapkan, korban bernama Abd Rahman Thalib (56), seorang guru yang bertugas di MI Al-Magfirah dan tinggal di perumahan guru sekolah tersebut.

Menurut Sukri, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Pihaknya juga belum bisa memastikan penyebab kematian korban.

Berita Terkait:  Polisi Buka Suara Terkait Laporan Terhadap Rocky Gerung

“Untuk kematian dari korban itu tidak diketahui penyebabnya apa, yang jelas kami tidak menemukan tanda – tanda kekerasan,” kata Sukri saat diwawancarai awak media, (Selasa,19/3/2024).

Dirinya mengatakan, korban tidak dilakukan autopsi sebab tidak diijinkan oleh pihak keluarga. Kendati demikian, kata Sukri, pihaknya menduga korban memiliki penyakit bawaan dan dipengaruhi oleh faktor usia.

Berita Terkait:  Dugaan Kasus Korupsi Tunjangan Komunikasi DPRD Kabgor: HA Susul STA ke Lapas

“Kami tidak mengetahui dengan pasti penyebab korban meninggal. Pihak keluarga menolak untuk diotopsi namun, kemungkinan besar korban mempunyai penyakit bawaan dan karena faktor usia,” tuturnya.

“Pihak keluarga juga sudah mengakui bahwa korban memiliki penyakit bawaan,” ujar Sukri.

Berita Terkait:  Diskotik Tiara Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sebelumnya, usai ditemukan di halaman depan MI Al-Maghfirah, korban sempat dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan meminta jenazah korban diantarkan

ke rumahnya di Kecamatan Asparaga Kabupaten Gorontalo untuk proses pemakaman.(*) 

Berita Terkait:  Air Mata Warga di Penghujung Masa Jabatan Bupati

Penulis: Raman Supriyatna Tamu/Mahasiswa Magang UNG

Editor: Sucipto Mokodompis