Kab. Gorontalo

Pembangunan Jamban di Limboto, Tonny: Simbol Komitmen Perangi Stunting

×

Pembangunan Jamban di Limboto, Tonny: Simbol Komitmen Perangi Stunting

Share this article
Pembangunan Jamban di Limboto, Tonny_ Simbol Komitmen Perangi Stunting
Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S Junus saat meletakan batu pertama pembuatan jamban di Lingkungana lV, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kamis (24/4/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen menurunkan angka stunting dengan berbagai upaya. Salah satunya dengan menciptakan lingkungan bersih dan mendorong warga hidup dengan pola sehat.

Berita Terkait:  Nelson: WCD Dorong Sinergitas Pusat dan Daerah

Selain itu, upaya yang dilakukan adalah membuat jamban. Pada Kamis (24/4/2025) Pemkab Gorontalo mewujudkan upaya pembangunan jamban tersebut, di lingkungan lV Kecamatan Limboto. Pembangunan ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus.

Dalam sambutannya, Tonny mengatakan, peletakan batu pertama bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan simbol dari komitmen pihaknya untuk terus bergerak maju dalam mengatasi permasalahan stunting.

Berita Terkait:  ASN Pemkab Gorontalo Tunjukkan Semangat Nasionalisme di Apel Semarak HUT ke-80 RI

”Dengan adanya fasilitas sanitasi yang memadai, dapat mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak sehat, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak kita secara optimal,” ungkap Tonny Junus.

Dikatakan Tonny, stunting merupakan salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh bangsa, termasuk di Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait:  Wabup Tonny Dorong Posyandu Naik Kelas, Orang Tua Diminta Lengkapi Imunisasi Anak

Stunting tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak, tetapi juga pada perkembangan otak mereka,

yang pada akhirnya akan memengaruhi kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa depan.

Berita Terkait:  Syukri Harap, HIPMI jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Untuk diketahui, stunting erat kaitannya dengan akses terhadap sanitasi yang layak dan ketersediaan air bersih.

Oleh karena itu, intervensi pada aspek ini menjadi salah satu langkah strategis untuk percepatan penurunan stunting,
Berita Terkait:  Sucikan Diri Sambut Idulfitri, Bupati Sofyan Ajak Warga Ramaikan Masjid Jelang Akhir Ramadan

termasuk gerakan koin 1000 untuk stunting yang perlu diapresiasi.

”Penuh rasa syukur dan bangga, saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh perangkat daerah yang telah mendukung program tersebut.

Berita Terkait:  Wabup Tonny: Budaya Harus Tetap Hidup di Tengah Generasi Muda

Ini adalah wujud nyata dari semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat Kabupaten Gorontalo dalam menghadapi masalah stunting dan sejak dimulai pada bulan September 2024,” kata Tonny Junus.

“Gerakan ini telah melibatkan 16 perangkat daerah yang bekerja bahu-membahu mengumpulkan dana untuk memberikan intervensi yang bermanfaat langsung bagi keluarga berisiko stunting,” ujar Tonny.

Berita Terkait:  Kabgor bakal Jadi Tuan Rumah Penas KTNA XVII

Ia menambahkan, hasil dari gerakan tersebut telah diwujudkan dalam bentuk pembangunan jamban dan sarana air bersih di berbagai wilayah yang membutuhkan.

”Saya yakin bahwa upaya ini tidak hanya akan memberikan manfaat secara fisik bagi masyarakat,

Berita Terkait:  Realisasi Belanja APBD Kabgor Sudah 34 Persen

tetapi juga akan meningkatkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan,” jelasnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat umum,

Berita Terkait:  Konvoi Nusantara Jadi Penanda Kesiapan Kabgor Sambut PENAS KTNA XVII

untuk terus berperan aktif dalam mengedukasi dan mendampingi keluarga-keluarga yang membutuhkan.

”Kita perlu memastikan bahwa fasilitas yang kita bangun hari ini dapat digunakan dan dipelihara dengan baik untuk jangka panjang,” tandasnya.(Deice) 

Berita Terkait:  BKAD Kabgor Jadi Pemateri Pendampingan Penganggaran SPM Pendidikan