Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendorong berbagai upaya yang bertujuan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, saat menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Ruang Dulohupa, Lantai 3 Kantor Gubernur Gorontalo, Kamis (12/3/2026).
“Hal ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Sekretaris Daerah Sugondo Makmur saat menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan di Ruang Dulohupa Lantai 3 Kantor Gubernur Gorontalo, Kamis (12/3/2026).
Sugondo menjelaskan, pertemuan tersebut membahas berbagai strategi untuk memperluas inklusi keuangan di daerah.
Beberapa di antaranya meliputi dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan literasi keuangan masyarakat, serta penguatan berbagai program pemberdayaan ekonomi daerah.
Ia menambahkan, agenda utama dalam HLM tersebut adalah merumuskan program kerja TPAKD tahun 2026 agar lebih tepat sasaran,
terutama dalam menjangkau pelaku UMKM serta masyarakat di wilayah perdesaan.
“Kami terus mendukung program yang mendorong peningkatan inklusi keuangan. Akses terhadap lembaga keuangan formal bukan hanya soal simpan pinjam, tapi tentang bagaimana masyarakat memiliki alat untuk mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkap Sugondo Makmur.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan sinergi antara pemerintah kabupaten/kota,
otoritas jasa keuangan, serta pimpinan lembaga perbankan di Provinsi Gorontalo.
Melalui kerja sama tersebut diharapkan lahir program kerja yang mampu mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Sinergi lintas sektoral adalah kunci. Dengan akses keuangan yang lebih terbuka, pelaku usaha di daerah akan lebih kompetitif
dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gorontalo dapat berjalan lebih inklusif,” pungkasnya.
Kegiatan HLM TPAKD tersebut diikuti oleh para kepala daerah, sekretaris daerah,
pimpinan lembaga keuangan, serta unsur terkait dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo.(Adv)












