Kab. Gorontalo

PENAS XVII Tinggalkan Jejak Positif, Kabupaten Gorontalo Tuai Kebanggaan Nasional

×

PENAS XVII Tinggalkan Jejak Positif, Kabupaten Gorontalo Tuai Kebanggaan Nasional

Sebarkan artikel ini
PENAS XVII Tinggalkan Jejak Positif, Kabupaten Gorontalo Tuai Kebanggaan Nasional

Hargo.co.id, GORONTALOKabupaten Gorontalo menorehkan catatan penting sebagai lokasi pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026. Rangkaian agenda nasional tersebut dinilai berlangsung lancar, aman, dan memberi dampak luas bagi daerah maupun masyarakat.

Berita Terkait:  Wabup Tonny Apresiasi Penerapan Restorative Justice Kejari Kabgor

Puncak PENAS XVII yang dipusatkan di Lapangan GOR David-Tonny, Rabu (24/6/2026), semakin istimewa dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto. Sebelumnya, pembukaan kegiatan juga dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyebut kehadiran Presiden dan Wakil Presiden menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masa depan pertanian, perikanan, serta penguatan ketahanan pangan Indonesia.

Berita Terkait:  Bupati Sofyan Jamu Jemaah Haji Kloter 30 dan 32 di Masjid Baiturahman Limboto

“Ini merupakan kehormatan besar bagi Gorontalo, khususnya Kabupaten Gorontalo. Kehadiran para pemimpin nasional memperlihatkan bahwa sektor petani dan nelayan memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa,” kata Sofyan Puhi.

Menurutnya, pelaksanaan PENAS XVII tidak sekadar mempertemukan petani dan nelayan dari berbagai daerah. Kegiatan ini juga membawa Kabupaten Gorontalo menjadi pusat aktivitas nasional selama sepekan.

Berita Terkait:  Pedagang Kuliner di Kompleks Menara Keagungan Wajib Kantongi SLHS

Ribuan peserta, kepala daerah, perwakilan kementerian, tokoh pertanian, hingga pejabat dari berbagai wilayah hadir dalam agenda tersebut. Situasi itu sekaligus menjadi bukti bahwa Kabupaten Gorontalo memiliki kesiapan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan berskala nasional.

Sofyan Puhi mengatakan, kepercayaan sebagai tuan rumah harus menjadi pemicu bagi daerah untuk terus memperkuat potensi yang dimiliki. Ia berharap dampak PENAS XVII dapat berlanjut melalui pengembangan pertanian, peningkatan investasi, promosi pariwisata, serta tumbuhnya ekonomi kerakyatan.
Berita Terkait:  Tonny: Bukan Sekadar Kompetisi, STQH Harus Dilestarikan

PENAS XVII harus menjadi pintu masuk lahirnya peluang baru. Bukan hanya menjadi kebanggaan seremonial, tetapi menjadi energi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain nilai strategis bagi pembangunan daerah, kegiatan tersebut turut menggerakkan roda ekonomi warga. Pelaku UMKM, pedagang kecil, pengemudi bentor, jasa transportasi, rumah makan, hotel, penginapan, hingga homestay merasakan peningkatan aktivitas selama PENAS XVII berlangsung.

Berita Terkait:  Wabup Gorontalo Apresiasi Bakti Kesehatan yang Digelar Polda

Atas suksesnya pelaksanaan agenda nasional itu, Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi kepada Presiden, Wakil Presiden, pemerintah pusat, panitia, peserta, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian.

Ia juga memberikan penghargaan kepada jajaran TNI dan Polri yang menjaga situasi keamanan dan ketertiban sejak awal hingga puncak kegiatan.

Berita Terkait:  Evaluasi Program 2024, Roni: Semua Proyek Infrastruktur Sudah Berkontrak

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Keberhasilan PENAS XVII adalah hasil kerja bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, relawan, dan seluruh rakyat Gorontalo,” tutup Sofyan Puhi.(Adv)