Kabar Nusantara

Polda Gorontalo Panjatkan Doa untuk Korban Gempa NTT

×

Polda Gorontalo Panjatkan Doa untuk Korban Gempa NTT

Share this article
Polda Gorontalo Panjatkan Doa untuk Korban Gempa NTT
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Widodo S.H.,M.H., menggelar doa lintas agama untuk korban yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hargo.co.id, GORONTALO – Kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo. Kapolda Gorontalo Irjen Pol Drs. Widodo S.H., M.H., mengajak seluruh personel memanjatkan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Berita Terkait:  Polri Jamin Piala Dunia U17 Berjalan Aman

Doa lintas agama itu digelar dalam apel pagi gabungan di Lapangan Polda Gorontalo. Kegiatan tersebut diikuti Wakapolda, pejabat utama, seluruh personel, serta perwakilan dari berbagai agama.

Widodo mengatakan, kepedulian Polri terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kehadiran Polri juga penting ketika masyarakat menghadapi bencana dan membutuhkan dukungan.

Berita Terkait:  Masjid An-Nuur Molingkapoto Selatan Gelar Kultum Subuh Selama Ramadan

“Anggota Polri harus hadir, tidak hanya ketika masyarakat membutuhkan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat sedang mengalami musibah,” ujar Widodo.

Selain mendoakan masyarakat NTT, doa juga ditujukan bagi jajaran Polda NTT yang berada di garis depan dalam penanganan dampak bencana. Kapolda berharap seluruh personel di sana diberikan kekuatan, ketabahan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas.

Berita Terkait:  HALO STROKE Permudah Keluarga Penyintas Akses Informasi Kesehatan

“Ya Allah, Ya Tuhan kami, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Saat ini kami mengangkat tangan dan hati memohon rahmat-Mu untuk saudara-saudara kami di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang baru saja diguncang gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter,” ucapnya dalam doa.

Dalam doa tersebut, Kapolda juga memohon agar masyarakat yang masih berada di wilayah terdampak mendapat perlindungan dari berbagai ancaman lanjutan, termasuk tsunami, longsor, maupun kerusakan yang lebih parah.

Berita Terkait:  SSDM Polri Luncurkan Layanan Laporbang

Jajaran Polda Gorontalo juga membuka ruang bagi personel untuk memberikan bantuan secara sukarela kepada para korban. Donasi tersebut tidak diwajibkan dan tidak ditentukan nominalnya.

Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui Polda NTT dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Berita Terkait:  Ziarah ke TMP Kalibata, Kapolri: Jadikan Semangat Pahlawan Sebagai Teladan

Widodo menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas keluarga besar Polda Gorontalo terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

“Momentum ini menjadi pengingat bahwa solidaritas, doa, dan kepedulian adalah bagian penting dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. Di saat masyarakat menghadapi bencana, Polri hadir untuk bersama-sama membantu, menguatkan, dan meringankan beban para korban serta penyintas,” pungkasnya.
Berita Terkait:  Dugaan Salah Tangkap Demo Ricuh Pohuwato, Kapolda: Kita Bicara Fakta

Sebagaimana diketahui, gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus lalu.

Hingga 17 Agustus pukul 11.00, BMKG mencatat sebanyak 1.624 gempa susulan, termasuk 23 kejadian dengan magnitudo di bawah 5. Sementara BNPB melaporkan 68 korban jiwa telah teridentifikasi. (Kif) 

Berita Terkait:  Sebanyak 532 Tersangka Dibekuk Satgas TPPO