Hargo.co.id, GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Desa Limehe Barat, Kecamatan Tabongo, menghadirkan kegiatan Pekan Lomba Islami dan Talenta Anak (PELITA), 19–21 September 2026.
Kegiatan yang mengusung semangat pengembangan potensi anak tersebut melibatkan 16 peserta dengan empat cabang perlombaan, yakni azan, praktik salat, kultum, dan busana muslim.
PELITA digelar melalui kolaborasi mahasiswa KKN Tematik II UNG dengan Pemerintah Desa Limehe Barat dan Karang Taruna. Antusiasme masyarakat juga terlihat selama kegiatan berlangsung dengan hadir menyaksikan penampilan para peserta.
Perlombaan dilaksanakan selama dua hari, yakni 19 dan 20 September 2026. Keempat cabang lomba digelar secara bergantian. Dari 16 peserta yang terdaftar, empat di antaranya mengikuti lebih dari satu cabang perlombaan.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak Desa Limehe Barat untuk mengembangkan kemampuan di bidang keagamaan sekaligus menggali potensi dan keberanian mereka untuk tampil di hadapan masyarakat.
Melalui lomba praktik salat, kultum, azan, dan busana muslim, para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman untuk mempraktikkan kemampuan yang telah mereka miliki.
Rangkaian kegiatan PELITA kemudian ditutup pada 21 September 2026 dan dirangkaikan dengan acara ramah tamah mahasiswa KKN Tematik II UNG bersama masyarakat Desa Limehe Barat.
Acara tersebut dihadiri masyarakat, Pemerintah Desa Limehe Barat, Karang Taruna, serta Camat Tabongo, Indra Indarto Kadir, S.STP.
Dalam kesempatan itu, perwakilan Pemerintah Desa, Karang Taruna, dan mahasiswa KKN menyampaikan kesan dan pesan selama pelaksanaan kegiatan.
Kaur Pemerintahan Desa Limehe Barat, Hermanto Taha, menyampaikan kesan dan pesan dari Pemerintah Desa. Sementara dari Karang Taruna, penyampaian tersebut diwakili Zulfa Saleh.
Dari pihak mahasiswa KKN, kesan dan pesan disampaikan Koordinator Desa, Erlangga Sanjaya, serta Sekretaris Desa KKN, Lira Safila Paputungan. Keduanya menyampaikan pengalaman dan kebersamaan yang terjalin selama mahasiswa KKN melaksanakan berbagai kegiatan di Desa Limehe Barat.
Setelah sesi kesan dan pesan, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan oleh Camat Tabongo, Indra Indarto Kadir, S.STP.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pengumuman hasil perlombaan serta penyerahan hadiah kepada para pemenang dari masing-masing cabang.
Tak hanya kepada para juara, seluruh peserta juga mendapatkan apresiasi sebagai bentuk penghargaan
atas partisipasi, usaha, dan keberanian mereka selama mengikuti PELITA.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Tematik II UNG berupaya menghadirkan ruang
bagi anak-anak Desa Limehe Barat untuk mengembangkan kemampuan keagamaan dan talenta mereka.
PELITA sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa,
Karang Taruna, dan masyarakat dalam menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda di Desa Limehe Barat. (Rls)












