“Sebelum transaksi, korban menanyakan apakah hp ini asli. Dan pelaku mengatakan bahwa hp yang dijualnya asli. Disitulah terjadi transaksi sebesar 1 juta lebih,” kata Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Leonardo Widharta.
“Naas, setelah hp tersebut sampai di tangan,
ternyata fitur handphone tidak sesuai dengan aslinya,
atau dalam artian itu hp bajakan,” singkat Leonardo menerangkan.
Sementara itu, untuk mengungkap kasus ini, Polisi awalnya berhasil mengamankan kurir paket COD. Dari sang kurir, polisi mendapat lokasi ZA, dan langsung meringkusnya beserta barang bukti hp bajakan.
“Belasan hp bajakan yang kami amankan ini, kemudian ada dua dos kosong, dan lebel segel,” ujar Kompol Leonardo.
“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolresta Gorontalo Kota guna proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.(*)
Penulis: Rendi Wardani Fathan












