Ketiga, kelompok komunitas kecil yang keseluruhannya dipersatukan oleh ikatan kekeluargaan.Kelompok masyarakat ini terbentuk berupa gerombolan keluarga atau keluarga pengembara yang hidupnya kadang berpindah dari satu tempat ke tempat lain berdasarkan ketersediaan makanan, baik makanan untuk kebutuhan kelompok maupun makanan untuk kebutuhan ternak.
Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan, semakin besar kelompok pengembara, ikatan kekerabatannya cenderung melemah karena dalam setiap kelompok kecil bersaing secara politik untuk menguasai air dan rumput untuk ternak. Semakin kecil kelompok pengembara semakin kuat ikatan kesatuan mereka. Keadaan ini oleh Soekadijo (1987:9) bahwa menunjukkan struktur sosialdidasarkan atas lineage, yaitu kelompok kekerabatan yang unilinealdimana silsilah keturunan dapat diketahui dengan jelas.
Politik Segmetar
Dalam sistem ideologi kekerabatan, sistem segmentar termasuk yang menjadi topik pembahasan. Ciri utama dari politik segmentar adalah kelompok lokal yang bersatu atas dasar keturunan unininear (mengikuti satu garis arah keturunan) atau kepercayaan kepada adanya keturunan yang demikian terdapat oposisi segmentar yang menjadi ciri hubungan antar kelompok (Claessen 1987:68).
Pada politik segmentar hubungan-hubungan sosial berisikan juga hubungan politik, dimana tidak ada kekuasaan pusat, kekuasaan didistribusikan pada kelompok-kelompok.Hubungan politik dimaknai sebagai hubungan kekerabatan,distribusi kekuasaan pada kelompok memungkinkan lahirnya oposisi segmentar yang memberi ciri dalam hubungan politik segmentar. Dalam keadaan tertentu kelompok itu saling bekerjasama, namun pada keadaan tertentu kelompok itu saling bermusuhan.












