Kabar Nusantara

Polri Kedepankan Tindakan Humanis pada Pengamanan KTT AIS Forum 2023

×

Polri Kedepankan Tindakan Humanis pada Pengamanan KTT AIS Forum 2023

Share this article
Polri Kedepankan Tindakan Humanis pada Pengamanan KTT AIS Forum 2023
Polri menggelar persiapan pengamanan KTT AIS Forum 2023 di Bali yang akan berlangsung pada 10-11 Oktober 2023. (Foto: Dok. Polri)

Hargo.co.id, BALI – Polri menggelar Operasi Tribrata Agung 2023 guna mengamankan penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023 di Bali.

Berita Terkait:  Jemaah Masjid As-Syifa Bone Bolango Terima Pembagian Takjil Gratis

Dalam pengamanan kegiatan yang akan berlangsung pada 10-11 Oktober 2023 itu, Polri membagi beberapa Satgas salah satunya Satgas Tindak.

Kasatgas Tindak Operasi Tribrata Agung 2023 Brigjen Pol Waris Agono mengatakan, Satgas Tindak sudah melakukan sejumlah persiapan pengamanan.

Berita Terkait:  Polda Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata, Amankan Pemilu 2024

“Kami sudah melakukan persiapan pengamanan ini dari jauh hari,” kata Waris di Command Center 91, Nusa Dua, Bali.

“Bhkan kami sudah satu minggu lalu sudah melakukan pergeseran sarana prasarana kesini untuk melakukan persiapan,” tambahnya.

Berita Terkait:  HUT Bhayangkara ke-79, Aksi Drumband Otanaha Polda Gorontalo Curi Perhatian Warga

Satgas Tindak ini nantinya akan bertugas mengantisipasi, menangani dan menindak apabila terjadi peristiwa yang bersifat kontinjensi selama pergelaran KTT AIS Forum 2023.

“Seperti konflik sosial, terorisme, atau kejahatan yang menggunakan senpi, bahan peledak dan bom,” kata Waris.

Berita Terkait:  Terkendala Anggaran, Beberapa OPD di Sangihe Masih Menempati Bangunan Tua

“Kami juga akan menindak drone yang tidak terdaftar dalam forum antidrone yang sudah disepakati,” katanya.

KTT AIS Forum 2023, kata Waris, akan diikuti oleh 51 negara dan Indonesia menjadi tempat KTT pertama digelar.
Berita Terkait:  Kodim 1304 Gelar Pasar Murah, Disambut Antusias Warga

Berbekal pengalaman keberhasilan pengamanan KTT G20 dan KTT ASEAN, maka pola pengamanan KTT AIS Forum 2023 akan dilakukan hal yang sama.

“Kami persiapkan betul pengamanannya agar KTT berjalan lancar. Sebagaimana pengalaman kita KTT G20, KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta,” terangnya.

Berita Terkait:  Pokjar X Sespimti Polri ke-32 Tahun 2023 Laksanakan PKDN di Polda Gorontalo

“Kami sudah merencanakan pengamanan KTT AIS ini mengacu keberhasilan pengamanan KTT G20 dan KTT ASEAN lalu,” ungkapnya.

Dalam pengamanan nanti, kata Waris, Command Center 91 nantinya akan menggunakan 18 aplikasi.

Mulai dari pemantauan penerbangan pesawat delegasi, kondisi cuaca hingga kondisi di lapangan.

Berita Terkait:  Didesak Organisasi Pers, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf atas Ucapan kepada Wartawan

Ada juga aplikasi face recognition yang berisi database Daftar Pencarian Orang (DPO) atau orang yang dicurigai guna mencegah terjadinya tindak pidana.

Adapun personel Brimob yang dikerahkan dalam pengamanan ini sebanyak 842 personel.

Berita Terkait:  Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2023 Diharapkan Cetak Atlet Olimpiade

Ratusan personel tersebut nantinya disebar ke lima klaster dan ditempatkan di titik-titik yang sudah ditentukan.

“Personel di lapangan dilengkapi peralatan yang kita siapkan ada setiap objek. Ada kendaraan trail, ada kendaraan rantis, sampai ada tabel cara bertindak sehingga anggota mengerti,” katanya.

Berita Terkait:  Terkait Penggerebekan Miras di Kabgor, Kapolres dan Kapolsek akan Diperiksa

Personel juga dibekali dengan aplikasi yang berguna melaporkan situasi di lapangan.

Nantinya, jika personel tersebut membutuhkan bantuan tinggal melaporkan ke Command Center.

Berita Terkait:  Forum Jawa Timur di Gorontalo Berbagi Takjil di Bundaran HI dan Panti Asuhan

Selanjutnya, informasi dari Command Center tersebut akan menggerakkan personel lain yang terdekat untuk membantu.

Selain pengamanan di Bali, Polri juga melakukan pengamanan di jalur penyebrangan laut.

Berita Terkait:  Pokjar X Sespimti Polri ke-32 Tahun 2023 Laksanakan PKDN di Polda Gorontalo

Wilayah sekitar seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur juga melakukan pengamanan dengan menggelar kegiatan kepolisian rutin yang ditingkatkan.

Beberapa titik yang menjadi perhatian pengamanan yakni Bandara, jalur perjalanan para delegasi hingga venue KTT AIS Forum 2023 berlangsung.

Berita Terkait:  Forum Jawa Timur di Gorontalo Berbagi Takjil di Bundaran HI dan Panti Asuhan

“Kemudian ada juga tempat wisata dan tempat belanja,” ujarnya.

“Manakala di sela-sela waktu ada delegasi yang melakukan kunjungan ke tempat tempat tersebut, itu kita sterilisasi dan dilakukan pengamanan,” katanya.

Berita Terkait:  HUT Bhayangkara ke-79, Aksi Drumband Otanaha Polda Gorontalo Curi Perhatian Warga

Waris juga meminta para personel yang bertugas selalu ingat prinsip pelaksanaan tugas yakni prosedural, profesional, dan proporsional.

Anggota juga diingatkan agar menghormati hak asasi manusia dan humanis, sehingga tindakan tidak boleh berlebihan.

Berita Terkait:  Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2023 Diharapkan Cetak Atlet Olimpiade

“Kecuali ada ancaman yang sifatnya agresi segera. Kalau masih pasif dan aktif tidak perlu dengan kekerasan yang berlebihan,” kata Waris.

“Kita awali dengan imbauan. Tapi kalau tidak diindahkan kita lakukan dengan penindakan tangan kosong lunak yakni kita evakuasi,” pungkasnya.(*) 

Berita Terkait:  Didesak Organisasi Pers, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf atas Ucapan kepada Wartawan

Rilis: Humas Mabes Polri