Gorontalo

Tutup STQH ke-XXVIII, Gubernur Gusnar Sampaikan Empat Pesan Penting

×

Tutup STQH ke-XXVIII, Gubernur Gusnar Sampaikan Empat Pesan Penting

Share this article
Tutup STQH ke-XXVIII, Gubernur Gusnar Sampaikan Empat Pesan Penting
Suasana penutupan STQH ke XXVIII tingkat Provinsi Gorontalo. (Foto: Fitra Usman/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-28 tingkat Provinsi Gorontalo resmi ditutup pada Selasa, 17 Juni 2025.

Berita Terkait:  Aktivasi IKD Bakal jadi Syarat Pengurusan Administrasi Kependudukan

Bertempat di Kantor BPSDM Provinsi Gorontalo, penutupan kegiatan yang berlangsung khidmat ini, dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, jajaran DPRD, para pimpinan daerah, bupati dan wakil bupati, pimpinan OPD, peserta, pendamping, hingga masyarakat dari berbagai daerah se-Provinsi Gorontalo.

Acara diawali dengan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Boalemo, dilanjutkan sambutan oleh Ketua LPTQ Provinsi Gorontalo. Momen yang paling dinantikan, yaitu pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah, diumumkan langsung oleh dewan hakim. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sambutan penuh makna dari Gubernur Gusnar Ismail.

Berita Terkait:  Kapolresta Gorontalo Kota Dukung GHM 2025, Danial: Energi Positif Bagi Panitia

Dalam pidatonya, Gusnar mencatat dua hal menarik secara personal. Pertama, lima peserta yang meraih juara satu marga dengan dirinya.

“Ada lima orang peraih juara yang kebetulan satu pam dengan saya, saya kira ini bukan kebetulan, tapi gerak dari langit. Maka izinkan saya menempel kepada mereka,” ujar Gusnar Ismail disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.

Berita Terkait:  Gusnar-Idah Gaspol Hadapi Kemarau: Daya Beli Dijaga, UMKM Disuntik, Air Bersih Digelontorkan

Catatan yang kedua, yakni keseragaman pakaian dengan panitia yang menurutnya seolah menjadi simbol keselarasan langkah dalam membangun Gorontalo dengan spirit Al-Qur’an, hadis, dan budaya.

Gusnar Ismail juga menyampaikan empat pesan penting pada kegiatan itu. Pertama, penguatan Nilai Al-Qur’an dan Hadis dalam kehidupan. Kedua, kebangkitan supremasi prestasi. Ketiga, penerjemahan Al-Qur’an ke bahasa Gorontalo.
Berita Terkait:  Bulog Gorontalo Pastikan Cadangan Beras Cukup Hingga Tiga Bulan Kedepan

“Ini adalah proyek jangka panjang, yakni penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa Gorontalo yang hingga kini masih dalam proses. Saya harap proyek ini mempertimbangkan perkembangan digitalisasi, sehingga bisa diakses dengan mudah melalui teknologi,” ujar Gusnar Ismail.

Pesan keempat adalah Pembangunan Gorontalo Islamic Center. Kata Gusnar Ismail, prosesnya tengah memasuki tahap konsultasi dan persiapan administratif. Ia berharap kehadiran pusat Islam ini akan menjadi ikon baru dan penguat nilai religius di Gorontalo.

Berita Terkait:  Disdukcapil PMD Provinsi Gelar Rakorev Penerapan IKD

Mengakhiri sambutannya, Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi kepada LPTQ, dewan hakim, seluruh peserta, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini.

“Kepada yang telah meraih prestasi, saya ucapkan selamat. Dan kepada yang belum, jangan berkecil hati. Teruslah berpacu, karena setiap usaha tak akan mengkhianati hasil,” pungkasnya.(Mg-10) 

Berita Terkait:  Ekonomi Gorontalo Tumbuh 7,68 Persen, Masuk Empat Besar Nasional