Persepsi

Fadel Muhammad, Nomaden dan Klub Sepakbola Monza

×

Fadel Muhammad, Nomaden dan Klub Sepakbola Monza

Share this article
Fadel Muhammad, Nomaden dan Klub Sepakbola Monza
Aktivis Pemuda, Gean RR Bagit.

Oleh: Gean RR Bagit
Aktivis Pemuda

Berita Terkait:  Pilkada 2024 Tinggal 1.000 Jam

Rasa-rasanya perolehan suara 242.732 milik Fadel Muhammad tidak berharga jika tak berperan dalam pilkada 2024, khususnya di Provinsi Gorontalo.

Fadel Muhammad memang fenomenal, itu dulu saat politik lokal Gorontalo baru saja bergairah pasca dimekarkan, apalagi Fadel mengendarai Partai Golkar.

Berita Terkait:  Gelar Diskusi Publik, AJI Gorontalo Desak Penghentian Kekerasan Terhadap Jurnalis

Bahkan ‘Sihir’ Fadel tak mampu memenangkan Anies-Muhaimin di Gorontalo, itu fakta, meski setia mendampingi kegiatan Anies saat berkampanye di Gorontalo.

Sekarang, Fadel justru terlihat bak pencari bakat, sibuk melakukan simulasi pribadi untuk calon gubernur dan wakil gubernur pilihannya.

Berita Terkait:  Apa Kabar Transformasi Digital? Apakah Sudah Sesuai dengan Kompetensi dan Kewenangannya..!!

Nomaden.

Bisa diprediksi Pemilihan Gubernur (Pilgub) nanti tanpa keikutsertaan calon independent. Otomatis, partai politik memegang kendali penuh dalam pencalonan.

Berita Terkait:  Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini

Dimana posisi Fadel ? Sulit dijelaskan. Pergi ke Golkar, ada maestro politik bernama Rusli Habibie. Berjalan ke Nasdem, ada nama besar Rahmat Gobel. Berlari ke Gerindra pun ada Elnino.

Fadel mungkin bisa mengutak-atik partai semisal PPP, PDIP, Demokrat, PKS, PAN, itu pun dengan catatan, kelima partai tersebut mau ‘ditarik’ telinganya oleh Fadel Muhammad untuk ikut mainannya.

Berita Terkait:  Fenomena Bunuh Diri Dalam Tinjauan Neurologi

Lantas bagaimana nasib Marten Taha dan Nelson Pomalingo ? Jawabannya singkat, menunggu keduanya sadar bahwa Fadel Muhammad tidak memiliki kendaraan politik untuk mengusung mereka.