HeadlineMetropolis

Terdampak Banjir, Ratusan Warga Bone Bolango Mengungsi

×

Terdampak Banjir, Ratusan Warga Bone Bolango Mengungsi

Share this article
Terdampak Banjir, Ratusan Warga Bone Bolango Mengungsi
Petugas TNI saat membatu Korban banjir di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango. (Foto: Dok. BPBD)

Hargo.co.id, GORONTALO – Sebanyak 206 KK yang terdiri dari 328 jiwa di dua desa yang ada di Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango terdampak banjir, Rabu (19/6/2024).

Berita Terkait:  Lanjutan Sidang Kerusuhan Pohuwato, PH Terdakwa: Saksi JPU Tak Buktikan Adanya Penghasutan

Informasi yang dihimpun media ini, berdasarkan keterangan BPBD Kabupaten Bone Bolango,

hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 10.00 Wita.

Hujan yang terus mengguyur sampai pukul 19.00 Wita menyebabkan volume air mulai naik hingga ke rumah warga dan menyebabkan 32 KK di empat dusun di Desa Muara Bone Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango terendam banjir.

Berita Terkait:  Kedapatan Bawa Sabu, Seorang Remaja Asal Palu Dibekuk Polisi

Keempat dusun tersebut masing-masing Dusun 1 sebayak 7 KK yang terdiri dari 24 Jiwa,

Dusun 2 sebanyak 9 KK 32 Jiwa, Dusun 3 sebanyak 9 KK 39 Jiwa dan Dusun 4 sebanyak 7 KK 28 Jiwa.

Selain di Desa Muara Bone, sebanyak 174 KK di dusun Kali Bone, Desa Masiaga, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango juga terdampak. Sedikitnya, ada 205 Jiwa terpaksa mengungsi ke tempat aman.

Berita Terkait:  Seorang Massa Aksi Nyaris Adu Jotos dengan Warga saat Demo Mafia Solar di Kabgor

“Saat ini kami BPBD bersama TNI-Polri bersama Tagana, serta Instansi terkait

masih melaksanakan pendataan bersama aparat desa,” kata Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Yoan Babyonggo, Kamis (20/6/2024).

Dirinya mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama sejumlah instansi terkait tengah berkoordinasi

untuk menyiapkan makanan siap saji yang sangat dibutuhkan oleh para korban yang mengungsi.

Berita Terkait:  Kejari Tegaskan P-19 Kasus Pembacokan Sentral Prosedur Biasa, Bukan Bermuatan Politik

“Tidak ada korban jiwa. Korban meninggal dunia ataupun luka nihil. Hanya saja, korban yang mengungsi membutuhkan makanan siap saji. Itu sangat mendesak,” tandasnya.(*)

Penulis: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  D4/Sarjana Terapan Keperawatan Dalam Pusaran Ketidakpastian Hukum