Kab. Bone Bolango

Instalasi Diterjang Banjir, Pelayanan Distribusi Air PDAM Terganggu

×

Instalasi Diterjang Banjir, Pelayanan Distribusi Air PDAM Terganggu

Sebarkan artikel ini
Instalasi Diterjang Banjir, Pelayanan Distribusi Air PDAM Terganggu
Kantor PDAM Bone Bolango. (Foto: Abdulharis Kune untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Banjir yang menerjang Kabupaten Bone Bolango mengakibatkan distribusi air PDAM di daerah tersebut terganggu.

Berita Terkait:  IDM Bone Bolango Capai 0.7866, Tertinggi di Gorontalo

Manajer Keuangan PDAM Bone Bolango, Anwar Badjarat mengungkapkan, salah satu instalasi yang mengalami masalah berada di Kecamatan Suwawa Selatan.

“Di suwawa selatan itu pipanya rusak akibat longsor kemarin. Ini mengakibatkan pelayanan distribusi air terganggu,” kata Anwar saat diwawancarai pada Rabu (17/07/2024).

Berita Terkait:  Dear Warga Bone Pesisir, Ngurus Dokumen Kependudukan Kini Bisa di Auditorium

Saat ini, lanjut Anwar, PDAM masih melayani masyarakat menggunakan mobil tangki sembari menunggu perbaikan instalasi air yang bermasalah.

“Ini harus kami lakukan sebab masyarakat yang menggunakan air PDAM tersebut ada sebanyak 200 pelanggan,” ujarnya.

Berita Terkait:  Inflasi Mampu Dikendalikan, Pemkab Bone Bolango Terima DIF Senilai Rp 5,8 Miliar

Anwar mengatakan, perbaikan pipa tersebut membutuhkan biaya kurang lebih Rp 150 juta sebab pipa yang rusak tersebut berukuran besar.

Selain di Kecamatan Suwawa Selatan, gangguan pendistribusian air bersih juga terjadi di Lombongo, Kecamatan Suwawa tengah.

Berita Terkait:  Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Jadi Indikator Kinerja Camat dan Kades di Bone Bolango

“Untuk perbaikan dari instalasi air yang bermasalah tersebut tidak bisa hanya PDAM yang menanggulangi, kami butuh bantuan dari Pemerintah Daerah,” jelasnya.

Saat ini, kata Anwar, pihaknya sudah melakukan rapat bersama Pemerintah Daerah untuk membahas terkait persoalan tersebut.

Berita Terkait:  Kantor PMI Bone Bolango Dibobol Paksa, dr. Santi: Mulai Ada Gaya Premanisme

“Rencananya akan ada bantuan penyertaan modal sekitar Rp 350 juta untuk memperbaiki kondisi jaringan PDAM yang terkena musibah banjir itu,” tandasnya.(*)

Penulis: Kharisma Aulia, Abdulharis Kune / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Sepakat Tutup Tambang, Forkopimda Bone Bolango Upayakan Legalitas ke Pusat