KPU

Mengunggat Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara PSU Pilkada Gorut, KPU: Waktunya Hanya 3×24 Jam

×

Mengunggat Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara PSU Pilkada Gorut, KPU: Waktunya Hanya 3×24 Jam

Sebarkan artikel ini
Mengunggat Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara PSU Pilkada Gorut, KPU_ Waktunya Hanya 3x24 Jam - gugatan
Ketua KPU Gorut, Sofyan Jakfar saat ditemui sejumlah awak media usai rapat pleno. (Foto: Alosius Budiman)

Hargo.co.id, GORONTALO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) memberikan kesempatan kepada pihak yang akan mengajukan gugatan atas hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara pada pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024.

Berita Terkait:  Kunjungan Kerja ke Kodim 1304, KPU Kota Gorontalo Koordinasi Keamanan Pilkada 2024

Sesuai dengan ketentuan, waktu untuk mengajukan gugatan, yakni selama 3×24 jam atau selama tiga hari kedepan pasca KPU menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara.

“Untuk proses gugatan itu, KPU Gorut memberikan waktu selama 3×24 jam setelah penetapan hasil rekapitulasi,” tegas Ketua KPU Gorut, Sofyan Djakfar saat konfrensi pers, Rabu (23/04/2025).

Berita Terkait:  Sosialisasikan Pilkada di Ponpes, Cara KPU Boalemo Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Lebih lanjut dikatakan oleh Sofyan bahwa yang ada saat ini, belum penetapan pasangan terpilih atau pemenang. Namun baru tahapan penetapan hasil rekapitulasi.

“Tadi kami telah menetapkan hasil rekapitulasi pada pukul 18.10 Wita dan hasilnya telah dirilis melalui website resmi KPU,

Berita Terkait:  Jelang PSU KPU Boalemo Datangi Polres, Yuyun: For Matangkan Pengamanan PSU

dan silahkan bagi masyarakat ingin mengetahui, akses saja ke website KPU tersebut,” jelasnya.

Disisi lain, dalam proses rekapitulasi tersebut, dijelaskan oleh Sofyan ada aksi walk out dari saksi pasangan calon nomor 01. Sehingga pada akhir proses rekapitulasi, dokumennya hanya ditandatangani oleh saksi Paslon 02 dan 03.

Berita Terkait:  Temui Kalapas Perempuan Klas III, KPU Kabgor Bahas TPS Khusus Bagi Narapidana

“Terhadap saksi yang walk out tadi, tidak ada sanksi atau apapun yang dikenakan,” ujarnya.

Selain itu, juga dijelaskan oleh Sofyan terkait dengan penetapan pasangan calon pemenang Pilkada Gorut itu nantinya masih akan menunggu lagi buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi apakah ada gugatan atau tidak.

Berita Terkait:  Si Beno jadi Maskot Pilkada 2024 di Kota Gorontalo, Ini Filosofinya

“Jika tidak ada gugatan maka KPU Gorut akan melakukan penetapan calon terpilih tiga hari (3×24 jam) dari tanggal penetapan hasil suara,” kata Sofyan.

Sementara, terkait partisipasi pemilih pada PSU kali ini menurut Sofyan,
Berita Terkait:  Dua Paslon Pilkada Gorut Daftarkan Gugatan ke MK

Kabupaten Gorut masih termasuk yang tertinggi karena jumlah partisipasi pemilih masih diatas 80 persen.

Tentunya untuk mencapai hal tersebut, KPU Gorut telah berusaha semaksimal mungkin untuk mensosialisasi bahkan sampai mengedarkan formulir C pemberitahuan.

Berita Terkait:  Distribusi Logistik Pilkada di Boalemo akan Mulai Dilakukan H-2 Pencoblosan

“Dan ini juga tentu tidak terlepas dari peran badan adhoc yang bekerja secara maksimal di lapangan

dan juga komunikasi serta koordinasi,” tambahnya.

Berita Terkait:  Mario Nurkamiden Lantik PAW PPS di Kota Gorontalo

Oleh karena itu, kedepan, terhadap tahapan selanjutnya, Sofyan mengatakan

pihaknya tentu akan menunggu perkembangan apakah akan ada yang melapor ke MK atau tidak.

Berita Terkait:  Turut Berpartisipasi Sukseskan Pilkada, KPU Kabgor Anugerahi Penghargaan ke Sejumlah Media

“Untuk hasilnya mari kita sama-sama menunggu sampai waktu yang ditentukan,

nanti setelah itu baru akan diketahui tahapan apa yang akan dilakukan,” tandasnya.(Alosius) 

Berita Terkait:  Terbukti Melanggar, KPU Kota Gorontalo Berhentikan Ketua KPPS di Kelurahan Limba B