Legislatif

Ramsi Sondakh Pertanyakan Kinerja Sekretaris Dinsos Kabgor, Buntut Aksi Penodongan Pistol

×

Ramsi Sondakh Pertanyakan Kinerja Sekretaris Dinsos Kabgor, Buntut Aksi Penodongan Pistol

Share this article
Ramsi Sondakh Pertanyakan Kinerja Sekretaris Dinsos Kabgor, Buntut Aksi Penodongan Pistol
Suasana rapat dengar pendapat Komisi lV DPRD Kabgor dengan sejumlah instansi terkait.

Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota komisi lV Dewan Perwakilan Rakyat Gorontalo (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Ramsi Sondakh mempertanyakan kinerja dari Sekretaris Dinas Sosial sekaligus menjabat Plt Kepala Dinas Sosial, Titi Nur, dalam hal menangani masalah yang terjadi didalam lingkungan kerjanya.

Berita Terkait:  Anggota dan Pejabat Sekretariat DPRD Berangkat Umroh, Nasir Titip Doakan Daerah

“Ibu sebagai pimpinan ditempat itu, apa yang sudah ibu lakukan dalam mengatasi masalah yang sempat viral, jika itu pistol bener apa jadinya kalau sampai terjadi baku tembak diantara staf ibu,” tanya Ramsi Sondakh dengan nada tinggi.

Ramsi juga sangat menyayangkan keterlibatan pihak luar dalam persoalan antar ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Berita Terkait:  Persoalan Ketersediaan Air Bersih di Gorut: Banyak Pipa yang Sudah Uzur dan Karatan

“Kasihan Bupati dan Wabup baru saja terpilih, tapi sudah ada insiden perkelahian antar staf diperparah dengan adanya orang luar yang masuk campur.

Harusnya secara etika birokrasi sudah ada tindakan atau langkah yang diambil pimpinan di instansi tersebut,

Berita Terkait:  Hubungan Legislatif dan Eksekutif Dinilai Harmonis, Hardi Apresiasi Kinerja Marten Taha

bukan hanya sekadar undang rapat dan sebagainya,” ketus Ramsi saat pelaksanaan rapat dengar pendapat (RDP) yang dilaksanakan komisi lV dengan

Dinas Sosial dan juga Dinas Kependudukan dan pengendalian KB, di ruang komisi lV, Rabu (11/6/2025).

Berita Terkait:  Gedung DPRD Gorut Sepi, Sekwan: Para Aleg Izin Kampanye PSU

Ia berharap, kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi di dinas atau OPD lainnya. Apalagi, kata Ramsi,

sampai membawa pihak luar masuk ke kantor hingga mengancam dan aksi yang tergolong kriminal.

Berita Terkait:  DPRD Gorut Terima Usulan Rancangan KUA PPAS Tahun 2025

“Kita mengutip pernyataan pak Asisten lll, bersikap lah disaat pulang kerja semua masalah kantor berakhir di pintu keluar kantor

dan jangan bawa ke rumah begitupun masalah rumah berakhir dipintu rumah jangan bawa ke kantor,

Berita Terkait:  Curhat di Reses Ketua Fraksi PKB, Warga: Rp 13 M Proyek Bendung Taluditi Tak Berguna

agar semua berjalan sesuai tupoksinya secara profesional,” tandas aleg partai Gerinda.(Deice)