Legislatif

MBG Dinilai dapat Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

×

MBG Dinilai dapat Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Sebarkan artikel ini
MBG Dinilai dapat Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
Anggota DPRD Gorut, Fitri Yusup Husain.

Hargo.co.id, GORONTALO – Program nasional makan bergizi gratis (MBG) sebenarnya adalah sebuah peluang bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan pendapatan, baik perorangan maupun dalam bentuk kelompok usaha dan lainnya.

Berita Terkait:  Ikut Bahas LKPJ APBD 2022, Tiga Fraksi DPRD Kabgor Berubah Pikiran ?

Hal ini disampaikan oleh aleg PKS, DPRD Gorut, Fitri Yusup Husain saat dimintai tanggapannya terkait dengan program tersebut, Rabu (24/09/2025).

“Mari kita secara bersama melihat program ini sebagai peluang dalam meningkatkan perekonomian. Jangan hanya terfokus pada kesalahan yang terjadi seperti keracunan dan sebagainya,” kata Fitri Yusup Husain.

Berita Terkait:  Finalisasi Ranperda RTRW: Minus Tilamuta, 6 Kecamatan di Boalemo Masuk Kawasan Pertambangan

Lanjut dikatakan Fitri Yusup Husain, ada banyak kebutuhan yang diperlukan oleh setiap dapur MBG jika sudah berjalan secara maksimal di seluruh Kabupaten Gorontalo Utara.

“Contoh sederhana di Kecamatan Kwandang, dari kebutuhan beras saja dalam sehari setiap dapur membutuhkan tiga karung. Jumlah dapur MBG di Gorut sendiri ada tiga. Jadi, dalam sehari butuh sembilan karung beras. Kalau dalam sebulan, berarti ada 225 karung beras yang dibutuhkan,” jelasnya.

Berita Terkait:  DPRD Kabgor Tuntut Kejelasan Data Karyawan Royal Coconut yang Tercover di BPJS

Belum kebutuhan lainnya, seperti sayur, rempah, telur, daging ayam dan lainnya, kata Fitri Yusup Husain. Ada begitu banyak kebutuhan dapur MBG.

Harusnya ini dijadikan sebuah peluang usaha bagi masyarakat baik lewat program pemerintah Mopomulo maupun lewat bidang usaha Koperasi Merah Putih atau BUMDes.

Berita Terkait:  Komisi I Dekab Gorut Dukung Pengadaan Fasilitas Umum Bulontio Timur

“Jika program ini dimulai serentak dan maksimal, dapat dipastikan segala kebutuhan tersebut tidak dapat terpenuhi, sehingga hal inilah yang harusnya dapat dilihat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fitri Yusup Husain mengatakan, jika MBG ini dapat diintegrasikan dengan gerakannya Mopomulo Bupati, maka masyarakat bisa sejahtera. Asalkan, regulasi pemerintah terukur dan tepat sasaran.

Berita Terkait:  Aleg PKS Soroti Tingginya Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Gorut

“Sudah ada hitungan yang jelas disetiap desa berdasarkan potensi, sehingga kebutuhan MBG ini dapat dipenuhi lokal,

baik oleh para pedagang buah, sayur, ikan, rempah dan lainnya,” tegas aleg PKS tersebut.

Berita Terkait:  Bahas APBD-P 2025, DPRD Boalemo Kerja Tanpa Kenal Lelah

Oleh karena itu, Fitri Yusup Husain berharap agar kedepannya dengan perencanaan yang matang, maka masyarakat dapat dengan sendirinya

meningkatkan perekonomiaannya dengan memanfaatkan program pemerintah baik pusat hingga daerah.(Alosius) 

Berita Terkait:  Ketua Komisi I DPRD Kabgor Minta Program PMD Dimaksimalkan