Kota Gorontalo

Razia di Kosan dan Penginapan, Satpol PP Kota Gorontalo Amankan 4 Pasang Non Muhrim

×

Razia di Kosan dan Penginapan, Satpol PP Kota Gorontalo Amankan 4 Pasang Non Muhrim

Share this article
Razia yang dilaksanakan Satpol PP Kota Gorontalo bersama TNI, Polri, dan Polisi Militer (POM) tengah melakukan razia, Jumat (24/10/2025). (Foto: Kominfo)
Razia yang dilaksanakan Satpol PP Kota Gorontalo bersama TNI, Polri, dan Polisi Militer (POM) tengah melakukan razia, Jumat (24/10/2025). (Foto: Kominfo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo kembali melaksanakan razia. Seperti biasa, razia menyasar tempat-tempat yang diduga kuat memperjual belikan minuman keras, room karaoke, hingga kosan dan penginapan, Jumat (24/10/2025)

Pada razia kali ini, Satpol PP yang turun bersama TNI, Polri dan POM, menemukan empat pasangan non muhrim yang tengah berduaan di kamar kos dan penginapan.

Berita Terkait:  Pasar Senggol akan Segera Beroperasi, Adhan: Wujud Janji Kampanye Saya dan Pak Indra

Dua pasangan ditemukan di kamar kos di Kecamatan Kota Selatan, Kelurahan Limba U2, sementara satu pasangan lainnya diamankan di penginapan di Kecamatan Sipatana, Kelurahan Bulotadaa Timur, dalam kondisi tanpa busana di dalam kamar.

Satu pasangan lain ditemukan di penginapan wilayah Kecamatan Kota Utara, Kelurahan Dulomo Utara, sedangkan di lokasi lain petugas juga menjaring aktivitas mencurigakan di dua room karaoke yang diduga digunakan untuk kegiatan mabuk-mabukan.

Berita Terkait:  Gelar GSSB di Masjid Al Jamaah, Ismail Ingatkan Hal Ini ke Warga

Seluruh pasangan yang terjaring razia kemudian dibawa ke Mako Satpol PP Kota Gorontalo untuk didata dan diberikan pembinaan sesuai Peraturan Daerah Kota Gorontalo Nomor 1 Tahun 2018 tentang Ketertiban Umum.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Gorontalo dalam menegakkan peraturan daerah dan menjaga moralitas masyarakat.

Berita Terkait:  Buka Rakor Penanganan Pasca Bencana, Indra Gobel Ingatkan Hal Ini

Upaya ini juga sejalan dengan arah kebijakan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, yang menegaskan pentingnya pemberantasan maksiat sebagai langkah nyata mewujudkan Gorontalo sebagai Bumi Serambi Madinah kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, kesusilaan, dan ketertiban sosial.

Razia semacam ini akan terus dilaksanakan secara rutin oleh Satpol PP bersama unsur TNI, Polri, dan POM guna menekan praktik-praktik yang bertentangan dengan norma agama dan hukum daerah.

Berita Terkait:  Kasus Pencurian 29 Unit Meter di Kota Gorontalo Naik ke Tahap II, Kinerja Polisi Tuai Apresiasi

Pemerintah Kota Gorontalo berkomitmen penuh menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan berakhlak mulia, sekaligus menjaga citra kota sebagai daerah religius yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan budaya lokal Gorontalo.(adv)