Legislatif

Sinkronkan Program UMKM, DPRD Kabgor Gelar Rakor dengan 12 OPD

×

Sinkronkan Program UMKM, DPRD Kabgor Gelar Rakor dengan 12 OPD

Share this article
Sinkronkan Program UMKM, DPRD Kabgor Gelar Rakor dengan 12 OPD
Rakor yang digelar DPRD Kabgor dengan sejumlah OPD dalam rangka sinkronisasi program UMKM. (Foto: Deice/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Guna menyinkronisasi pelaksanaan APBD tahun anggaran 2026, khususnya terkait program kegiatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), DPRD Kabupaten Gorontalo menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan 12 organisasi perangkat daerah (OPD), di ruang sidang utama, Senin (19/1/2026).

Berita Terkait:  Jadi Atensi, Dana Pilkada akan Dipenuhi Pada APBD 2024

Ketua DPRD Kabgor, Zulfikar Usira yang memimpin rapat itu, menyampaikan bahwa sektor UMKM harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat.

“UMKM ini adalah tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, perencanaan program dan penganggarannya harus benar-benar tepat sasaran dan terintegrasi,” ujar Zulfikar Usira.

Berita Terkait:  Komisi lll DPRD Kabgor Evaluasi Capaian Program OPD

Ia menjelaskan, Rakor ini penting untuk memastikan seluruh program yang dirancang OPD selaras dengan kebijakan anggaran daerah dan kebutuhan riil pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo.

Menurut Zulfikar Usira, sinkronisasi sejak tahap perencanaan akan meminimalisir tumpang tindih program sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran pada APBD 2026.

Berita Terkait:  Banggar DPRD Gorut Mulai Bahas APBD-P Bareng OPD

“Kita ingin APBD tidak hanya habis dibelanjakan, tetapi memberi dampak nyata bagi pelaku UMKM, baik dari sisi peningkatan kapasitas usaha, akses permodalan, maupun pemasaran produk,” kata Zulfikar Usira.

Lebih lanjut, Zulfikar menekankan agar OPD tidak bekerja secara parsial,

Berita Terkait:  Bahas Soal Anggaran, Komisi II Dekab Gorut bakal Rapat dengan OPD

melainkan membangun kolaborasi lintas sektor demi mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.

“Setiap OPD harus punya peran yang jelas dan saling menguatkan. UMKM tidak bisa berkembang jika hanya ditangani oleh satu dinas saja,” tegas Zulfikar Usira.

Berita Terkait:  Deasy: Perencanaan 2024 Pemkab Gorut Harus Realistis

Ia juga mendorong agar program UMKM yang disusun mampu menjawab tantangan zaman,

termasuk digitalisasi usaha dan peningkatan daya saing produk lokal.

Berita Terkait:  Kunjungi BJA Group, Wakil Ketua DPRD Gorontalo Pastikan Perusahaan Patuhi Aturan dan Jaga Lingkungan

“Ke depan, UMKM Kabupaten Gorontalo harus naik kelas. Ini hanya bisa tercapai jika kebijakan anggaran kita disusun dengan visi yang sama,” tandas Zulfikar Usira.

Rapat koordinasi tersebut diharapkan, menjadi landasan kuat bagi DPRD dan pemerintah daerah

Berita Terkait:  DPRD Gorut Resmi Terima Rancangan KUA-PPAS 2024, Deasy: Segera Dibahas

dalam menetapkan kebijakan APBD 2026 yang berpihak pada penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor UMKM.(Deice)