Gorontalo

Gorontalo Puncaki Capaian CKG, Tembus 50,3 Persen Secara Nasional

×

Gorontalo Puncaki Capaian CKG, Tembus 50,3 Persen Secara Nasional

Share this article
Gorontalo Puncaki Capaian CKG, Tembus 50,3 Persen Secara Nasional
Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie saat melepas tim ekspedisi dokter spesialis ke Kecamatan Pinogu di halaman Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Selasa (10/2/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOProvinsi Gorontalo mencatatkan prestasi membanggakan di sektor kesehatan.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Pastikan Koperasi Merah Putih di Gorontalo Siap Beroperasi

Berdasarkan rilis resmi Kementerian Kesehatan, Provinsi Gorontalo menempati peringkat pertama nasional dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2025 dengan capaian 50,3 persen—tertinggi di Indonesia.

Program CKG merupakan agenda prioritas pemerintah pusat yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya kepada masyarakat, termasuk pelajar tingkat SD hingga SMA.

Berita Terkait:  Pemprov dan Kabupaten Kota Sepakati Pembiayaan Peserta PBPU-BP di Gorontalo

Tujuannya adalah mendeteksi penyakit sejak dini, mencegah risiko komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan di puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur, namun menegaskan pentingnya evaluasi dan peningkatan kualitas layanan ke depan.

Berita Terkait:  Gusnar Sebut, PKK Punya Posisi Strategis Koordinasikan Organisasi Wanita

“Alhamdulillah kita tertinggi secara nasional. Tapi ini bukan akhir, justru harus terus kita tingkatkan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pelayanan kesehatan gigi, karena kesehatan gigi sangat berpengaruh pada kualitas hidup dan sumber daya manusia,” ujar Idah Syahidah saat melepas tim ekspedisi dokter spesialis ke Kecamatan Pinogu di halaman Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Selasa (10/2/2026).

Dalam implementasinya, pemeriksaan kesehatan gigi menjadi salah satu fokus utama CKG. Skrining dilakukan untuk mendeteksi karies, mengevaluasi kebersihan rongga mulut, serta memeriksa kondisi gusi.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar: Dapur MBG Yayasan Rumah Inovasi Madani Layak Jadi Rujukan

Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kerusakan gigi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan gigi sejak usia dini.

Untuk memperluas jangkauan program, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo menyiapkan agenda road show ke 95 puskesmas di seluruh wilayah provinsi.
Berita Terkait:  Sekdaprov Lepas Kontingen Pramuka Gorontalo Ikut Rainas Ke-XII

Tahun ini, pelaksanaan CKG tidak hanya berhenti pada tahap skrining, tetapi dilanjutkan hingga pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Anang S. Otoluwa, menyampaikan bahwa dalam tiga bulan ke depan seluruh puskesmas ditargetkan telah disambangi dalam rangka optimalisasi layanan.

Berita Terkait:  Slamet Bakri Minta Dukcapil Kabupaten dan Kota Masifkan Pelayanan

“Secara nasional, persoalan kesehatan yang paling dominan adalah hipertensi dan gangguan gigi. Karena itu kami bersyukur dua dokter spesialis gigi ikut bergabung dalam tim yang turun ke Pinogu,” pungkasnya.

Dengan capaian tersebut, Gorontalo tidak hanya mencatat angka tertinggi secara nasional,

Berita Terkait:  Wagub Idah Tekankan Pentingnya Ruang Transit saat Operasional Perdana SPPG MBG

tetapi juga menunjukkan komitmen memperkuat layanan kesehatan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.(Rls)