Kota Gorontalo

Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi Meriahkan Pertengahan Ramadan di Molosipat W

×

Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi Meriahkan Pertengahan Ramadan di Molosipat W

Share this article
Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi Meriahkan Pertengahan Ramadan di Molosipat W
Pawai obor dan Festival Kolak Ubi yang diselenggarakan Remaja Muda Molosipat W, Ahad (8/3/2026). (Foto: Nur Awalia/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Suasana pertengahan Ramadan di Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi, Ahad (8/3/2026) malam.

Berita Terkait:  Retribusi Parkir di Tepi Jalan, Rahmat: Tak Ada Karcis Jangan Bayar

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyambut malam Nuzulul Qur’an sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Pawai obor diikuti sembilan kelompok peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari majelis taklim, TPQ se-Kecamatan Kota Barat, siswa SD dan SMP, hingga kelompok Remaja Muda dari sejumlah wilayah di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Adhan Dambea Patok Pendapatan 2027 Rp1,035 Triliun, Naik 0,02 Persen

Kehadiran para peserta dari berbagai kalangan membuat suasana kegiatan semakin semarak.

Ketua Panitia, Guntur Wantu, mengatakan kegiatan tersebut digagas oleh Remaja Muda Molosipat W sebagai upaya menanamkan nilai pelestarian tradisi kepada generasi muda sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Berita Terkait:  Dibujuk Pejabat dan Ormas Buka Penyegelan Mie Gacoan, Adhan Tetap Tegar Bela Rakyat

“Sebagai generasi muda, kita harus membangun budaya yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya dengan melestarikan tradisi pawai obor seperti ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan waktu pelaksanaan pada pertengahan Ramadan juga memiliki makna tersendiri karena dikaitkan dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an.

Berita Terkait:  PKK Kota Gorontalo Diharap Berkontribusi dalam Program Ketahanan Pangan

Menurutnya, pawai obor menjadi simbol bagaimana umat Islam pada masa lalu berjalan berbondong-bondong menuju masjid di tengah kegelapan dengan membawa obor untuk menyambut turunnya Al-Qur’an.

Selain pawai obor, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Festival Kolak Ubi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Berita Terkait:  Razia Ramadan Bikin Geger, Tiga Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring di Kos

Pada tahun ini, panitia menyiapkan sebanyak 2.026 cup kolak ubi yang dibagikan secara gratis kepada warga di sepanjang ruas jalan Kelurahan Molosipat W.

Menariknya, penyediaan kolak ubi tidak hanya berasal dari panitia, tetapi juga dari partisipasi masyarakat setempat.

Berita Terkait:  Warga Leato Utara Mulai Bersihkan Material Banjir

Warga menyediakan kolak ubi di sejumlah pos yang telah ditentukan di sepanjang rute pawai,

sehingga siapa saja yang melintas dapat menikmati hidangan tersebut.

Berita Terkait:  Ranking Hasil Evaluasi Kinerja Pj Wali Kota oleh Kemendagri: Ismail Madjid Tempati Posisi 17

“Kolak ubi ini disiapkan oleh masyarakat Kelurahan Molosipat W. Siapa saja boleh menyediakan dan siapa saja juga boleh mengambil di pos-pos yang sudah disiapkan,” jelas Guntur.

Festival Pawai Obor dan Kolak Ubi sendiri telah menjadi agenda rutin yang digelar Remaja Muda Molosipat W

Berita Terkait:  Cegah Bunuh Diri, Ryan: Perbanyak Dzikir dan Doa

dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Sebelumnya, panitia telah melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel yang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

Berita Terkait:  Ditemukan Miras, Sky Billiard Ditutup Sementara oleh Satpol PP

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, panitia berharap festival ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun

dan menjadi tradisi yang memperkuat nilai kebersamaan sekaligus pelestarian budaya di tengah masyarakat selama bulan Ramadan. (Mg-08) 

Berita Terkait:  Tekan Stunting, Badan Keuangan Pemkot Luncurkan Program JUMPA