Kota Gorontalo

Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi Meriahkan Pertengahan Ramadan di Molosipat W

×

Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi Meriahkan Pertengahan Ramadan di Molosipat W

Sebarkan artikel ini
Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi Meriahkan Pertengahan Ramadan di Molosipat W
Pawai obor dan Festival Kolak Ubi yang diselenggarakan Remaja Muda Molosipat W, Ahad (8/3/2026). (Foto: Nur Awalia/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Suasana pertengahan Ramadan di Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo berlangsung meriah dengan digelarnya Festival Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi, Ahad (8/3/2026) malam.

Berita Terkait:  Penyelesaian Lahan Eks Terminal 42 Dipercepat, Pemkot Libatkan Appraisal Independen

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyambut malam Nuzulul Qur’an sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

Pawai obor diikuti sembilan kelompok peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari majelis taklim, TPQ se-Kecamatan Kota Barat, siswa SD dan SMP, hingga kelompok Remaja Muda dari sejumlah wilayah di Kota Gorontalo.

Berita Terkait:  Warga Lega, Persimpangan Jalan di Kota Gorontalo Mulai Bebas dari Aktivitas Badut

Kehadiran para peserta dari berbagai kalangan membuat suasana kegiatan semakin semarak.

Ketua Panitia, Guntur Wantu, mengatakan kegiatan tersebut digagas oleh Remaja Muda Molosipat W sebagai upaya menanamkan nilai pelestarian tradisi kepada generasi muda sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Berita Terkait:  Angka Kemiskinan Ekstrem Kota Gorontalo Kalahkan Rata-Rata Nasional

“Sebagai generasi muda, kita harus membangun budaya yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Salah satunya dengan melestarikan tradisi pawai obor seperti ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan waktu pelaksanaan pada pertengahan Ramadan juga memiliki makna tersendiri karena dikaitkan dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an.

Berita Terkait:  Malam Perpisahan "MATAHARI", Marten: Hanya Saya yang Pamit, Pak Ryan bakal Kembali

Menurutnya, pawai obor menjadi simbol bagaimana umat Islam pada masa lalu berjalan berbondong-bondong menuju masjid di tengah kegelapan dengan membawa obor untuk menyambut turunnya Al-Qur’an.

Selain pawai obor, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Festival Kolak Ubi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Berita Terkait:  Tampil dengan Tema Warna Adat Gorontalo, Arzetta Ramadhani Gobel Pukau Pengunjung IFW 2024

Pada tahun ini, panitia menyiapkan sebanyak 2.026 cup kolak ubi yang dibagikan secara gratis kepada warga di sepanjang ruas jalan Kelurahan Molosipat W.

Menariknya, penyediaan kolak ubi tidak hanya berasal dari panitia, tetapi juga dari partisipasi masyarakat setempat.

Berita Terkait:  Ini yang Dipaparkan Meydi Saat jadi Pembicara di CRIC Thematic Panel of Experts

Warga menyediakan kolak ubi di sejumlah pos yang telah ditentukan di sepanjang rute pawai,

sehingga siapa saja yang melintas dapat menikmati hidangan tersebut.

Berita Terkait:  Adhan Dambea Kukuhkan Gen-Z Bersinar Pelopor Anti Narkoba dan Miras

“Kolak ubi ini disiapkan oleh masyarakat Kelurahan Molosipat W. Siapa saja boleh menyediakan dan siapa saja juga boleh mengambil di pos-pos yang sudah disiapkan,” jelas Guntur.

Festival Pawai Obor dan Kolak Ubi sendiri telah menjadi agenda rutin yang digelar Remaja Muda Molosipat W

Berita Terkait:  Rakernas APEKSI: Lahirkan 11 Rekomendasi dan Tiga Pesan Kunci

dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Sebelumnya, panitia telah melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel yang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.

Berita Terkait:  Hasil Sementara Penggalangan Dana BAZNAS For Palestina: Sudah Rp. 60 Juta

Dengan tingginya antusiasme masyarakat, panitia berharap festival ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun

dan menjadi tradisi yang memperkuat nilai kebersamaan sekaligus pelestarian budaya di tengah masyarakat selama bulan Ramadan. (Mg-08) 

Berita Terkait:  Temui Adhan di Kantor Wali Kota, Roni Sidiki Minta Maaf