Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo resmi memulai rangkaian perencanaan pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar pada Rabu malam (15/04/2026).
Forum ini menjadi titik temu berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan arah pembangunan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, hingga tokoh masyarakat, dengan fokus utama pada penguatan transformasi digital serta penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Kepala Baperida Kota Gorontalo, Heru Z. Thalin menjelaskan bahwa Musrenbang merupakan agenda strategis yang tidak hanya bersifat formalitas, tetapi menjadi ruang penting dalam menyelaraskan kebijakan lintas level pemerintahan.
“Musrenbang ini menjadi wadah untuk memastikan program daerah selaras dengan kebijakan provinsi dan nasional, sekaligus menetapkan prioritas pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.
Ia memaparkan sejumlah indikator makro yang menjadi target pemerintah daerah. Pertumbuhan ekonomi yang pada 2025 mencapai 5,74 persen diproyeksikan meningkat menjadi 5,8 persen pada 2027.
Sementara itu, angka kemiskinan ditargetkan turun hingga 5,22 persen, disertai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 80,33.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah menetapkan sejumlah fokus pembangunan, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia,
penguatan sektor UMKM, penanganan persoalan lingkungan seperti sampah dan banjir, serta percepatan penurunan stunting.
Sementara itu, Wali Kota Gorontalo melalui Sekretaris Daerah, Ismail Madjid, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjawab tantangan pembangunan ke depan. Menurutnya, sinergi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penentu keberhasilan implementasi program.
“Musrenbang ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk melahirkan gagasan inovatif demi kemajuan daerah. Dengan kolaborasi yang kuat, target pembangunan bisa dicapai secara optimal,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung rencana pembangunan Kantor Wali Kota yang diharapkan mampu menjadi pemicu munculnya pusat-pusat ekonomi baru di Kota Gorontalo.
Proyek tersebut dinilai strategis dalam memperkuat posisi daerah sebagai kota jasa.
Dengan dibukanya Musrenbang RKPD 2027, Pemerintah Kota Gorontalo menegaskan komitmennya
untuk menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih terarah, adaptif,
dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(Mg-06)












