Kab. Gorontalo

Resmi! Pantungo, Tenggela, dan Tinelo Jadi Percontohan Desa Cantik 2026

×

Resmi! Pantungo, Tenggela, dan Tinelo Jadi Percontohan Desa Cantik 2026

Share this article
Resmi_ Pantungo, Tenggela, dan Tinelo Jadi Percontohan Desa Cantik 2026
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menandatangani prasasti penetapan tiga Desa Cantik 2026.

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi menetapkan tiga desa sebagai lokus Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. Ketiga desa tersebut yakni Desa Pantungo di Kecamatan Telaga Biru, serta Desa Tenggela dan Desa Tinelo di Kecamatan Tilango.

Berita Terkait:  SOTK Baru Berlaku, Struktur OPD di Kabupaten Gorontalo Dipangkas Jadi 24

Pencanangan dilakukan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, yang dirangkaikan dengan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, Kamis (23/04/2026), di Ruang Dilito Bappelitbangda Kabupaten Gorontalo.

Dalam sambutannya, Sofyan Puhi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola data pembangunan hingga ke tingkat desa.

Berita Terkait:  Kendalikan Inflasi, Nelson: OPD Terkait Harus Berkolaborasi

Menurutnya, program Desa Cantik menjadi langkah strategis yang dijalankan melalui kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Ia menjelaskan, kehadiran data yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan sangat penting dalam mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

Berita Terkait:  Puluhan Ribu Peserta PENAS KTNA XVII bakal Serbu Gorontalo, Ekonomi Rakyat Diprediksi Menggeliat

“Melalui Desa Cantik, kita ingin menjadikan desa sebagai basis data yang kuat. Dengan begitu, setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat,” ujar Sofyan Puhi.

Lebih lanjut, ia berharap program ini mampu meningkatkan literasi statistik di tingkat desa, sekaligus mendorong aparatur desa agar lebih aktif dalam mengelola serta memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Berita Terkait:  Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok dan Daya Beli Masyarakat Lewat Program Paras ST

Sofyan juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BPS guna memastikan keberhasilan program tersebut.

“Jika data di tingkat desa semakin kuat, maka perencanaan pembangunan ke depan akan lebih terarah, efektif, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Adv) 

Berita Terkait:  Sofyan: Festival Malam Qunut Warisan Budaya yang Harus Terus Dirawat