Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, secara resmi melepas keberangkatan jemaah haji dari unsur Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) lingkup Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Prosesi pelepasan berlangsung di Masjid Jabal Muksinin, kawasan Kantor Gubernuran, Kamis (30/4/2026).
Sebanyak 32 jemaah haji mengikuti pelepasan tersebut, disaksikan sejumlah pejabat di lingkungan pemprov.
Dalam suasana penuh khidmat, para calon tamu Allah itu didoakan agar menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo yang juga Ketua DPW KORPRI, Sofian Ibrahim, menyerahkan bantuan tambahan uang saku sebesar Rp1 juta per jemaah.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan keluarga besar KORPRI.
Sofian menjelaskan, kegiatan pelepasan jemaah haji KORPRI merupakan agenda rutin tahunan.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah dengan baik dan kembali dengan predikat haji mabrur.
“Tahun ini jumlah jemaah KORPRI sebanyak 32 orang. Angka tersebut menyesuaikan dengan kuota haji Provinsi Gorontalo yang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya,” ujar Sofian.
Sementara itu, Gubernur Gusnar Ismail mengingatkan para jemaah agar mempersiapkan diri secara menyeluruh,
baik fisik maupun mental, sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Menurutnya, kesiapan mental menjadi faktor penting agar jemaah dapat fokus beribadah selama berada di Makkah dan Madinah.
“Jangan sampai saat di sini pikirannya sudah di Tanah Suci, tapi ketika tiba di sana justru teringat urusan di rumah. Fokuslah untuk ibadah,” pesan Gubernur Gusnar.
Diketahui, total jemaah haji asal Provinsi Gorontalo tahun 2026 berjumlah 608 orang.
Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 28 dan 30, yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Makassar bersama jemaah dari provinsi lain. Keberangkatan dijadwalkan pada 9 Mei 2026.(Rls)












