Gorontalo

Wagub Idah Pastikan Media Center PENAS XVII Siap Layani Jurnalis Nasional

×

Wagub Idah Pastikan Media Center PENAS XVII Siap Layani Jurnalis Nasional

Sebarkan artikel ini
Wagub Idah Pastikan Media Center PENAS XVII Siap Layani Jurnalis Nasional
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura serta Kepala Dinas Kominfotik dan jajaran melihat langsung lokasi media center PENAS Petani dan Nelayan. (Foto: Nova/Diskominfotik Provinsi Gorontalo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, memastikan kesiapan Media Center Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII yang akan menjadi pusat aktivitas peliputan bagi ratusan wartawan dan petugas humas dari berbagai daerah di Indonesia.

Berita Terkait:  Gubernur dan Wagub Terpilih Ikut Gladi Kotor Pelantikan

Peninjauan dilakukan, Jumat (12/6/2026), bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Gorontalo, Mario Mulyadi, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Gorontalo, Trizal Entengo.

Berlokasi di gedung logistik BPBD Kabupaten Gorontalo, Media Center tersebut kini memasuki tahap akhir penyelesaian dengan progres pembangunan mencapai sekitar 80 persen.

Berita Terkait:  Wagub Idah Tekankan Pentingnya Ruang Transit saat Operasional Perdana SPPG MBG

Beragam fasilitas penunjang telah disiapkan, mulai dari area kerja jurnalis, ruang konferensi pers, hingga studio podcast yang dapat dimanfaatkan media selama berlangsungnya PENAS XVII pada 20–25 Juni mendatang.

Menurut Wagub Idah, keberadaan Media Center menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus informasi selama kegiatan nasional tersebut berlangsung. Untuk itu, pemerintah daerah berupaya menghadirkan fasilitas yang nyaman dan representatif bagi para insan pers.

Berita Terkait:  Pimpin Apel Kerja, Wagub Idah Sentil Soal Kinerja ASN

“Persiapannya sudah sangat baik. Ruangan yang disediakan cukup nyaman dan terus dibenahi agar para wartawan maupun humas yang bertugas bisa bekerja dengan maksimal selama pelaksanaan PENAS,” ujar Wagub Idah Syahidah saat meninjau lokasi.

Tidak hanya menyediakan sarana kerja, panitia juga menyiapkan sentuhan khas Gorontalo melalui sajian kuliner daerah bagi para tamu media.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Antar JCH Gorontalo, Pesan Solidaritas dan Doa untuk Daerah

Langkah ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi para jurnalis yang datang dari berbagai penjuru tanah air.

Menambah kenyamanan para pengunjung, Media Center juga akan dilengkapi fasilitas nonton bareng
Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Tutup Pelaksanaan Latsar Satpol PP
pertandingan sepak bola dunia yang berlangsung bersamaan dengan agenda PENAS.

Fasilitas tersebut disiapkan sebagai ruang relaksasi bagi para awak media setelah menjalani aktivitas peliputan yang padat.

Berita Terkait:  Hadiri Lebaran Ketupat di Kampung Jawa, Penjagub Salurkan Bantuan untuk Masjid

“Para tamu media tentu memiliki tim favorit yang ingin mereka dukung. Karena itu kami menyiapkan area nobar agar mereka tetap bisa mengikuti pertandingan sambil menjalankan tugas peliputan di Gorontalo,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Idah turut meninjau kawasan gelar teknologi yang menjadi salah satu lokasi utama penyelenggaraan PENAS XVII.

Berita Terkait:  Bantuan Kapal For Nelayan, Tekad Gusnar-Idah Geliatkan Aktivitas Ekonomi Pesisir

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan infrastruktur pendukung siap digunakan sesuai jadwal pelaksanaan.

Wagub Idah Syahidah optimistis seluruh persiapan dapat rampung tepat waktu. Ia pun mengajak peserta, tamu undangan, serta insan pers dari seluruh Indonesia untuk hadir dan meramaikan PENAS XVII di Gorontalo.

Berita Terkait:  Sebelum Jalani Program PPAP, Delegasi Asal Gorontalo Dibina Kadispora

“PENAS bukan sekadar pertemuan petani dan nelayan, tetapi juga wadah berbagi inovasi, teknologi,

dan pengalaman yang akan memberikan manfaat besar bagi kemajuan sektor pertanian dan perikanan nasional. Kami siap menyambut seluruh tamu yang datang ke Gorontalo,” tutupnya.(Adv) 

Berita Terkait:  165 Guru SMA di Gorontalo Kena TGR Nyaris Rp 800 Juta, Dikbud Klaim Hanya Lebih Bayar