Kota Gorontalo

Warga Keluhkan Layanan Kesehatan, Adhan Dambea Warning Kepala Puskesmas

×

Warga Keluhkan Layanan Kesehatan, Adhan Dambea Warning Kepala Puskesmas

Share this article
, Adhan Dambea Warning Kepala Puskesmas
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, didampingi Wakil Wali Kota Indra Gobel dan Sekda Ismail Madjid memimpin Rakorev penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Bandhayo Lo Yiladia, Ahad (5/7/2026). (Foto: Prokopim)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, melayangkan peringatan keras kepada seluruh kepala puskesmas agar meningkatkan disiplin dalam menjalankan tugas. Peringatan itu menyusul banyaknya laporan masyarakat mengenai buruknya kehadiran aparatur di fasilitas pelayanan kesehatan.

Berita Terkait:  Layani Pasien, Adhan: Nakes Jangan Tebang Pilih

Pesan tegas tersebut disampaikan Adhan saat memimpin rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Bandhayo Lo Yiladia, Ahad (5/7/2026).

Menurut Adhan, dirinya menerima keluhan langsung dari warga terkait pola kerja sejumlah kepala puskesmas yang dinilai tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai pimpinan layanan kesehatan.

“Ada laporan yang saya terima, kepala puskesmas datang pagi, kemudian siang sudah meninggalkan kantor, lalu kembali lagi menjelang jam pulang. Pola kerja seperti ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Adhan Dambea.

Ia menilai, kepala puskesmas memiliki tanggung jawab penuh memastikan seluruh layanan kesehatan berjalan optimal sepanjang jam operasional. Untuk itu, keberadaan pimpinan di tempat kerja menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Adhan mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus diberikan secara cepat, mudah, dan berkualitas. Menurutnya, rendahnya disiplin aparatur akan berdampak langsung pada pelayanan kepada warga.

Untuk memastikan hal tersebut, Adhan mengaku tidak akan hanya mengandalkan laporan dari bawahannya. Ia menegaskan siap turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke puskesmas jika masih menemukan aparatur yang meninggalkan tempat tugas tanpa alasan yang jelas.

“Saya ingatkan kepada seluruh kepala puskesmas, jangan sampai ada yang bermain-main dengan disiplin. Kalau saya temukan masih seperti itu, saya sendiri yang akan turun sidak dan akan ada tindakan tegas,” ujarnya.

Ia berharap seluruh kepala puskesmas memperkuat pengawasan terhadap tenaga kesehatan sekaligus memberi contoh kedisiplinan

di lingkungan kerja masing-masing, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung maksimal tanpa kendala.

“Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena aparaturnya tidak berada di tempat saat dibutuhkan. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab dan layani masyarakat sebaik-baiknya,” tutup Adhan Dambea. (Adv)