Gorontalo

Perpustakaan An-Nur Poowo Uji Kualitas di Tingkat Provinsi

×

Perpustakaan An-Nur Poowo Uji Kualitas di Tingkat Provinsi

Share this article
Perpustakaan An-Nur Poowo Uji Kualitas di Tingkat Provinsi
Visitasi hari kelima di Perpustakaan An-Nur Desa Poowo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Senin (14/9/2026). (F. PPID Arpus)

Hargo.co.id, GORONTALO – Perpustakaan An-Nur Desa Poowo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, mulai diuji di level Provinsi Gorontalo. Setelah meraih juara pertama pada Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan tingkat Kabupaten Bone Bolango, perpustakaan tersebut menjalani visitasi penilaian tingkat provinsi, Senin (14/9/2026).

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Genjot Hilirisasi Ayam, Dorong Ekonomi Lokal dan Tekan Kemiskinan

Visitasi ini menjadi bagian dari hari kelima rangkaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026. Tim juri turun langsung melihat pengelolaan, fasilitas, layanan, hingga program yang dikembangkan Perpustakaan An-Nur dalam mendorong budaya literasi masyarakat.

Tim juri terdiri dari Pustakawan Ahli Utama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Erna Harmain, akademisi Ampauleng Zainuddin, serta pegiat literasi Apris Nawu.

Berita Terkait:  Balai POM Gorontalo Harap Media Terus Kawal Kasus Peredaran Makanan dan Obat-obatan Ilegal

Dalam visitasi tersebut, pengelola Perpustakaan An-Nur juga mendapat kesempatan memaparkan berbagai program yang selama ini dijalankan. Presentasi disampaikan Kepala Perpustakaan An-Nur Sofyandi Saleh di hadapan tim juri.

Sofyandi menjelaskan berbagai upaya pengelola dalam menjadikan perpustakaan tidak sekadar tempat menyimpan dan membaca buku. Perpustakaan diarahkan menjadi ruang pembelajaran, sumber informasi, sekaligus wadah untuk mendorong masyarakat lebih aktif dalam kegiatan literasi.

Berita Terkait:  Kadispora Minta Maaf ke Wagub, Buntut Hanya Nama Gubernur di Medali GHM

Setelah peninjauan dan presentasi, penilaian tidak hanya melihat kelengkapan fasilitas. Pengelolaan, inovasi, pemanfaatan perpustakaan, serta dampaknya terhadap masyarakat turut menjadi bagian yang diperhatikan tim juri.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto mengatakan, pelaksanaan lomba tahun ini hanya sampai pada tingkat provinsi. Kebijakan tersebut berkaitan dengan efisiensi anggaran.

Berita Terkait:  Menteri Ekraf Siap Dukung Pengembangan Industri Karawo dan Upiya Karanji

Di sisi lain, Ridwan meminta dukungan pemerintah daerah terus diperkuat, terutama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM).

Menurutnya, keberhasilan perpustakaan tidak cukup diukur dari tersedianya gedung maupun koleksi buku. Lebih dari itu, perpustakaan harus mampu dimanfaatkan masyarakat dan memberikan dampak terhadap aktivitas membaca serta pengembangan pengetahuan.

Berita Terkait:  Menteri Hukum Yakin, Ditangan Gusnar-Idah Gorontalo Bisa Lahirkan SDM Berkualitas

“Dukungan pemerintah daerah sangat penting, terutama bagaimana perpustakaan ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan berdampak terhadap peningkatan literasi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bone Bolango Ismet Mile menyatakan dukungannya terhadap pengembangan perpustakaan di daerahnya. Ia meminta pengelolaan perpustakaan terus dibenahi agar keberadaannya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Berita Terkait:  Pencanangan Program Pengembangan Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi Kian Dimatangkan

Dukungan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi pengelola Perpustakaan An-Nur untuk meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan program yang mampu menarik masyarakat memanfaatkan perpustakaan.

Penguatan perpustakaan desa dinilai penting karena akses terhadap pengetahuan dimulai dari lingkungan yang paling dekat dengan masyarakat. Perpustakaan dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran, ruang bertukar informasi, sekaligus tempat mengembangkan kreativitas dan potensi warga.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Serahkan Bantuan Rp5 Juta untuk Masjid Al-Mukhlisin

Dalam visitasi tersebut turut hadir sejumlah unsur pemerintah daerah, di antaranya Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo Ridwan Hemeto bersama Sekretaris Dinas Rudi Wahyudin Erfan Daenunu dan Kepala Bidang Perpustakaan Husni Jusuf.

Hadir pula Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone Bolango Mesalina Vivi Saputra, Kepala Dinas Sosial P3APPKB Samsia Melu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kristianto Ruchban, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Roswaty Agus, Camat Kabila Toyo Utomo Monoarfa, serta sejumlah kepala desa dan lurah se-Kecamatan Kabila.

Berita Terkait:  Hasil Sentuhan Tangan Dingin Gusnar, Gorontalo Jadi Terbaik I Pengendalian Inflasi di Sulawesi

Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Staf Ahli Bupati Bidang Pengembangan SDM dan Kebudayaan Friske Aryanti Usman, serta masyarakat sekitar dan siswa SDN 15 Kabila juga turut hadir.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan dukungan terhadap pengembangan perpustakaan desa sebagai bagian dari penguatan budaya literasi.

Berita Terkait:  Zukri Suratinojo Jelaskan Fokus Penggunaan Dana Desa 2024

Sebagai juara pertama tingkat Kabupaten Bone Bolango, Perpustakaan An-Nur kini membawa nama daerah dalam kompetisi tingkat Provinsi Gorontalo. Hasil visitasi nantinya akan menjadi bagian dari penilaian untuk menentukan perpustakaan desa/kelurahan terbaik di tingkat provinsi.

Upaya tersebut sejalan dengan arah pembangunan Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan

Berita Terkait:  Dinas Arpus Provinsi Gorontalo Dorong Perpustakaan Desa Ikuti Perkembangan Era Digital

Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie,

khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan penguatan budaya literasi.(Diyanti) 

Berita Terkait:  Pencanangan Program Pengembangan Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi Kian Dimatangkan