Kota Gorontalo

Adhan Dambea Ajak Warga Lindungi Masa Depan Lewat BPJS Ketenagakerjaan

×

Adhan Dambea Ajak Warga Lindungi Masa Depan Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Share this article
Adhan Dambea Ajak Warga Lindungi Masa Depan Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea pada kegiatan silaturahmi antara Pemerintah Kota Gorontalo dengan warga Kelurahan Limba UI, Sabtu (23/5/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap program perlindungan sosial BPJS Ketenagakerjaan saat menghadiri kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo bersama warga Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Sabtu (23/5/2026).

Berita Terkait:  Adhan Lantik 133 Pejabat, 14 Alumni IPDN Dipercaya Jadi Lurah

Menurut Adhan, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan. Padahal, kata djs, program tersebut sangat membantu pekerja dan keluarga ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja, kehilangan pekerjaan hingga musibah kematian.

“Melalui sosialisasi seperti ini masyarakat jadi tahu hak dan manfaat yang bisa diperoleh dari BPJS Ketenagakerjaan. Ada jaminan kematian, jaminan kehilangan pekerjaan dan program perlindungan lainnya,” ujar Wali Kota Adhan Dambea.

Berita Terkait:  Pemkot Gorontalo Tata Guru Ngaji dan Imam Masjid

Ia menjelaskan, santunan yang diberikan kepada peserta maupun ahli waris memiliki nilai yang cukup besar dan sangat membantu kondisi ekonomi keluarga.

“Untuk jaminan kematian, ahli waris bisa menerima santunan sebesar Rp42 juta. Jika peserta meninggal saat bekerja, santunannya bisa mencapai Rp70 juta,” jelasnya.

Berita Terkait:  RSAS Kini Melayani Operasi Varises Tanpa Sayatan, Bisa Pake BPJS

Adhan Dambea berharap masyarakat, khususnya para pekerja, semakin sadar pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar masa depan keluarga lebih terjamin.

Selain membahas perlindungan sosial ketenagakerjaan, Adhan juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan telepon genggam. Ia menilai, perkembangan teknologi digital saat ini turut dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan informasi negatif dan paham radikal.
Berita Terkait:  Strategi Realistis Adhan Berbuah Manis: PAD 2025 Lampaui Target, Tembus Rp 392 Miliar

“Paham radikal sekarang banyak disebarkan lewat media sosial. Karena itu masyarakat harus lebih selektif menerima informasi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Adhan turut mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Gorontalo untuk mulai menyusun rancangan peraturan daerah terkait penanganan LGBT usai Hari Raya Iduladha. Ia mengaku telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait untuk mempersiapkan penyusunannya.

Berita Terkait:  Efisiensi Anggaran: Pemkot Gorontalo Tiadakan Pembangunan Infrastruktur, Hanya Pemeliharaan

Di akhir kegiatan, Adhan meminta camat dan lurah agar agenda silaturahmi pemerintah bersama masyarakat berikutnya

dapat dilaksanakan di lokasi yang lebih terbuka dan berada di tengah permukiman warga

Berita Terkait:  Women On The Track, Cara Pemkot Jawab Keinginan Kaum Perempuan dalam Penggunaan Lintasan Lari di Stadion Merdeka

agar informasi pemerintah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Carikan lokasi kegiatan di tengah pemukiman warga supaya masyarakat yang tidak sempat hadir juga bisa mendengar informasi dari pemerintah,” pungkas Adhan Dambea.(Adv) 

Berita Terkait:  Bapenda Kota Gorontalo Beroperasi Tahun Depan, Akan Tempati Eks Kantor Kesbangpol