Kab. Gorontalo

APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Sofyan Tekankan Anggaran Tak Boleh Melenceng dari Prioritas

×

APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Sofyan Tekankan Anggaran Tak Boleh Melenceng dari Prioritas

Share this article
APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Sofyan Tekankan Anggaran Tak Boleh Melenceng dari Prioritas
Rapat paripurna yang digelar DPRD Kabupaten Gorontalo terhadap rancangan perubahan APBD, Senin (31/8/2026).

Hargo.co.id, GORONTALOPemerintah Kabupaten Gorontalo mulai membahas Rancangan Perubahan APBD 2026.

Berita Terkait:  Pemkab dan Deprov Gorontalo Sinkronkan Program Pembangunan

Di tengah penyesuaian kondisi fiskal dan penerapan struktur organisasi perangkat daerah yang baru, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi meminta perubahan anggaran tetap dikawal agar benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sofyan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Gorontalo terkait penyampaian Rancangan Perubahan APBD 2026, Senin (31/8/2026).

Berita Terkait:  Battle Sound GASC Meriahkan FPDL Tahun 2024

Menurut Sofyan, perubahan APBD merupakan bagian dari penyesuaian terhadap dinamika keuangan daerah sekaligus konsekuensi dari perubahan struktur kelembagaan. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat belanja daerah kehilangan arah.

Ia menekankan setiap pergeseran maupun penyesuaian anggaran harus dilakukan secara cermat dan transparan, dengan tetap mempertahankan program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Berita Terkait:  Peringatan HAI ke-60, Bupati Sofyan: Momentum Entaskan Buta Aksara di Daerah

“Setiap perubahan alokasi anggaran harus tetap diarahkan pada program prioritas dan pelayanan dasar masyarakat, tanpa mengganggu stabilitas fiskal daerah,” tegas Sofyan Puhi.

Sejumlah sektor masih menjadi perhatian utama Pemkab Gorontalo dalam perubahan APBD tahun ini. Di antaranya pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur pelayanan publik, percepatan penanganan stunting, serta pengentasan kemiskinan.

Berita Terkait:  HUT ke-350 Kabgor, Nelson: Saatnya Raih Kemandirian

Sofyan berharap pembahasan bersama DPRD melalui Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat berjalan efektif dan menghasilkan keputusan yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan kemitraan antara eksekutif dan legislatif selama proses pembahasan berlangsung.

Berita Terkait:  26 Calon Anggota Paskibraka Mulai Dilatih

“Kemitraan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD harus terus dijaga untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan berorientasi pada kemajuan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira memastikan pembahasan Rancangan Perubahan APBD 2026 akan dikebut sesuai mekanisme yang berlaku.

Berita Terkait:  Pekerjaan Jalan di Bolihuangga Dikeluhkan Warga, Dinas PU: November Rampung

Zulfikar mengatakan, setelah rapat paripurna, DPRD langsung memasuki tahapan pembahasan bersama pihak terkait. Proses tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis.

“Setelah paripurna ini, kita langsung melanjutkan pembahasan Ranperda Perubahan APBD. Pembahasan dijadwalkan berlangsung mulai hari Senin hingga Kamis,” kata Zulfikar seusai rapat.

Berita Terkait:  Sambut PENAS 2026, Pemkab Gorontalo Sulap Kawasan Menara Pakaya Jadi Pusat Kota Modern

DPRD menargetkan seluruh pembahasan dan finalisasi dapat dirampungkan sebelum memasuki Paripurna Tingkat II.

Menurut Zulfikar, Paripurna Tingkat II sekaligus pengesahan Rancangan Perubahan APBD 2026 ditargetkan digelar Jumat, 4 September 2026.

Berita Terkait:  Paripurna Pengesahan APBD 2025 Kabupaten Gorontalo Diwarnai Tangis

“Jumat pagi kita lakukan finalisasi terlebih dahulu. Setelah itu, dilanjutkan dengan Paripurna Tingkat II pada Jumat siang jam 14.00 Wita,” jelasnya.(Adv)