Gorontalo

Audiens dengan BAM DPR RI, Gusnar Dorong Percepatan Pembangunan Jalan ke Pinogu

×

Audiens dengan BAM DPR RI, Gusnar Dorong Percepatan Pembangunan Jalan ke Pinogu

Sebarkan artikel ini
Audiens dengan BAM DPR RI, Gusnar Dorong Percepatan Pembangunan Jalan ke Pinogu
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail tengah foto bersama dengan BAM DPR RI, Kamis (27/11/2025).

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gusnar Ismail mendorong percepatan pembangunan akses jalan menuju Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango.

Berita Terkait:  Perda Pertanggungjawaban APBD 2023 Provinsi Gorontalo Ditetapkan

Hal itu diungkapkan gubernur pada pertemuan dengan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang berlangsung di Kantor Bupati Bone Bolango, Kamis (27/11/2025).

Gusnar Ismail menegaskan, percepatan pembangunan jalan Pinogu tidak boleh lagi tertunda.

Berita Terkait:  Serap Jagung Petani di Harga Rp. 5.500 Per Kilogram, Permintaan Gusnar ke Bulog

Menurutnya, salah satu langkah paling mendesak adalah penyelesaian Dokumen Engineering Design (DED) yang menjadi syarat teknis utama sebelum penganggaran dan pembangunan fisik dapat dilakukan.

“DED harus segera dibuat. Tanpa itu, proses penganggaran tidak mungkin berjalan. Ini pondasinya,” tegas Gusnar Ismail.

Berita Terkait:  Gusnar-Idah Resmikan Danau Perintis Sebagai Zona KHAS

Gusnar Ismail juga memberi apresiasi yang tinggi atas perhatian dan dukungan BAM DPR RI untuk mempercepat pembangunan akses jalan ke Pinogu.

Gusnar Ismail mengatakan bahwa kunjungan BAM DPR RI merupakan angin segar bagi masyarakat Pinogu yang selama puluhan tahun terisolir karena keterbatasan infrastruktur dasar.

Berita Terkait:  Lomba Desa dan Kelurahan, Gusnar: Motivasi untuk Terus Berinovasi

“Pembangunan akses jalan ke Pinogu bukan hanya urusan membuka isolasi, tetapi juga terkait dengan aspek ekonomi, pelayanan dasar, pengembangan kawasan, hingga ketahanan pangan daerah. Pinogu punya potensi yang besar, tetapi itu tidak akan bernilai jika tidak ada akses jalan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan, mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak BAM DPR RI telah menerima aspirasi masyarakat Pinogu beberapa waktu lalu.

Berita Terkait:  Prakerja Gelar Temu Alumni di Gorontalo

Aspirasi tersebut berkaitan keterisolasian Pinogu karena wilayahnya berada dalam kawasan hutan, sehingga masyarakat yang sudah mendiami kawasan itu sejak puluhan tahun lalu terisolasi karena tidak adanya infrastruktur jalan yang menghubungkan dengan ibu kota kabupaten.

“Tentu kita setuju dengan penataan kawasan hutan, tapi disaat yang sama penataan itu tidak bisa merugikan masyarakat. Ini sangat vital, karena jalanlah yang bisa memperlancar pergerakan orang dan barang.

Berita Terkait:  Realisasi APBD Tahun 2024 Capai Target

Sementara untuk pembangunan jalan terkendala karena masuk dalam kawasan hutan,

ini yang akan segera diselesaikan dengan memperbaharui adendum,

Berita Terkait:  Perjuangkan Listrik untuk Daerah Terpencil, Gubernur Gusnar Puji Perhatian Rusli Habibie

perjanjian antara Kabupaten Bone Bolango dengan Kementerian Kehutanan,” jelas Ahmad.

Hambatan kedua menurut Aher adalah persoalan anggaran. Oleh karena itu Aher menegaskan

Berita Terkait:  Gusnar Temui Kementerian PU Bahas Infrastruktur Pendukung PENAS XVII di Gorontalo

perlunya keterlibatan pemerintah pusat melalui Balai Jalan Nasional (BPJN) untuk menuntaskan pembangunan akses jalan Pinogu sepanjang 70 kilometer.

“Bupati sangat ingin membangun, pak gubernur juga demikian adanya, tetapi anggaran terbatas.

Berita Terkait:  Momen HGN, Gubernur Gusnar Sowan ke Kediaman Gurunya Semasa Sekolah

Namun sudah ada sinyal positif dari BPJN menunjukkan bahwa pembangunan ini tidak menghadapi hambatan berarti dari sisi teknis

maupun anggaran di APBN. Mudah-mudahan pembangunan jalan ini bisa direalisasikan tahun 2026-2027,” pungkas mantan Gubernur Jawa Barat itu.

Berita Terkait:  Bareng Pengemudi Ojol, Gubernur Kirim Doa untuk Almarhum Affan Kurniawan

Berdasarkan peta Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW), panjang jalan Tulabolo-Pinogu sepanjang 42 kilometer. Jalan yang melewati kawasan TNBNW sepanjang 31 kilometer. (Rls)