Hargo.co.id, GORONTALO – Masyarakat di sejumlah daerah dibuat tercengang dengan maraknya kasus perceraian yang dialami oleh pasangan, baik istri maupun suami dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang baru saja terangkat.
Hampir semua daerah ada kejadian seperti ini, tidak terkecuali di Gorontalo.
Hal ini memantik rasa prihatin Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. Politisi dengan segudang pengalaman itu, mengaku geram dengan sikap para PPPK tersebut.
Sebab, bagi dia, banyak yang dirugikan jika perceraian terjadi. Satu diantaranya anak-anak bisa terlantar.
Menyikapi hal itu, Adhan Dambea pun memberikan peringatan keras kepada PPPK baik penuh maupun paruh waktu yang menceraikan pasangannya. Sanksi tegas berupa pemecatan akan diterapkannya bagi PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo yang selingkuh hingga berujung pada perceraian.
“Akan saya pecat, kalau sampai ada PPPK yang menceraikan pasangannya,” tegas Wali Kota Adhan Dambea ketika memberikan arahan pada pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) pada Jumat (31/10/2025) pekan kemarin, di Bandhayo Lo Yiladia (BLY).
Bukan tanpa dasar Adhan Dambea mengeluarkan peringatan itu. Kata dia, pihaknya telah menerima informasi ada beberapa PPPK yang akan mengajukan cerai.
“Sudah ada informasi yang masuk. Kepala BKPP sudah saya instruksikan terkait persoalan ini. Saya ingatkan jangan sampai cerai. Kasihan pasangan teman-teman yang sudah menemani dari nol,” ucap Adhan Dambea.(Adv)












