Gorontalo

Blusukan ke Kawasan Transmigrasi, Gubernur Gusnar Serap Aspirasi Petani Jagung

×

Blusukan ke Kawasan Transmigrasi, Gubernur Gusnar Serap Aspirasi Petani Jagung

Share this article
Blusukan ke Kawasan Transmigrasi, Gubernur Gusnar Serap Aspirasi Petani Jagung
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menyapa warga Desa Bukit Aren Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Rabu (8/4/2026). (Foto: Kominfo Provinsi Gorontalo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memanfaatkan kunjungannya ke kawasan transmigrasi Desa Bukit Aren, Kecamatan Pulubala, Rabu (8/4/2026), untuk berdialog langsung dengan masyarakat.

Berita Terkait:  Wagub Idah Harap Pelaku UMKM Optimalkan Bantuan dari Pemerintah

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendampingi Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, yang melakukan agenda kerja di wilayah tersebut.

Usai rangkaian kegiatan bersama Wamen Transmigrasi, Gubernur Gusnar Ismail tidak langsung meninggalkan lokasi.

Berita Terkait:  Pemprov Tunda Zikir dan Doa Bersama Peringatan HUT ke-25 Provinsi, Ini Alasannya

Ia memilih menyapa warga, berfoto, serta mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan secara langsung.

Salah satu persoalan yang mengemuka adalah rendahnya harga jagung di tingkat petani.

Berita Terkait:  Gorontalo Bidik Rekor MURI Lewat Pengawasan 1.600 Jajanan Sekolah

Warga mengeluhkan harga jual yang masih berkisar Rp4.000 per kilogram.

Menanggapi hal itu, Gusnar Ismail menjelaskan bahwa harga jagung sangat dipengaruhi oleh kadar air atau tingkat kekeringan hasil panen.

Berita Terkait:  24 Tahun Provinsi Gorontalo, Kualitas Masyarakat Harus Maju dan Berkelanjutan

Ia menanyakan langsung kepada petani terkait proses pascapanen yang dilakukan.

Dari dialog tersebut terungkap bahwa sebagian petani di Bukit Aren masih membiarkan jagung mengering di pohon dengan masa panen yang diperpanjang hingga empat bulan.

Berita Terkait:  PENAS XVII Jadi Berkah Ekonomi Warga, UMKM hingga Bentor Panen Rezeki

Padahal, harga jagung bisa meningkat hingga sekitar Rp5.500 per kilogram jika kadar air mencapai 17 persen.

Gusnar Ismail menilai perlu adanya pengawasan dan perhatian lebih terhadap mekanisme penentuan harga agar petani tidak dirugikan.

Berita Terkait:  Mobil Dinas Pemprov Gorontalo Alami Tabrakan di Eks Jalan Andalas

“Aspirasi ini akan kami tampung, termasuk terkait pengawasan harga di tingkat petani,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Gusnar Ismail bersama Wamen Transmigrasi juga menyerahkan sebanyak 109 Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada warga transmigran.

Berita Terkait:  Gusnar: Dampak Sosial dan Lingkungan dari Aktivitas Pertambangan Perlu Diantisipasi

Selain itu, pemerintah turut meresmikan sejumlah pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi dengan nilai mencapai Rp4,4 miliar yang bersumber dari APBN Tahun 2025.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga transmigrasi,

Berita Terkait:  Menteri Bappenas Tegaskan Komitmen Dukung Prioritas Pembangunan Gorontalo

khususnya dalam sektor pertanian yang menjadi tumpuan utama ekonomi masyarakat setempat.(Rls)