Gorontalo

Blusukan ke Kawasan Transmigrasi, Gubernur Gusnar Serap Aspirasi Petani Jagung

×

Blusukan ke Kawasan Transmigrasi, Gubernur Gusnar Serap Aspirasi Petani Jagung

Share this article
Blusukan ke Kawasan Transmigrasi, Gubernur Gusnar Serap Aspirasi Petani Jagung
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat menyapa warga Desa Bukit Aren Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Rabu (8/4/2026). (Foto: Kominfo Provinsi Gorontalo)

Hargo.co.id, GORONTALO – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memanfaatkan kunjungannya ke kawasan transmigrasi Desa Bukit Aren, Kecamatan Pulubala, Rabu (8/4/2026), untuk berdialog langsung dengan masyarakat.

Berita Terkait:  Resmikan Gedung Kantor Bahasa, Sekdaprov: Dialek Gorontalo Harus Dijaga

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mendampingi Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, yang melakukan agenda kerja di wilayah tersebut.

Usai rangkaian kegiatan bersama Wamen Transmigrasi, Gubernur Gusnar Ismail tidak langsung meninggalkan lokasi.

Berita Terkait:  Satpol PP Dampingi Komisi I Deprov Lakukan Sidak di Sejumlah OPD

Ia memilih menyapa warga, berfoto, serta mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan secara langsung.

Salah satu persoalan yang mengemuka adalah rendahnya harga jagung di tingkat petani.

Berita Terkait:  Pimpin Apel Kerja Perdana, Wagub Idah Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Kualitas Layanan

Warga mengeluhkan harga jual yang masih berkisar Rp4.000 per kilogram.

Menanggapi hal itu, Gusnar Ismail menjelaskan bahwa harga jagung sangat dipengaruhi oleh kadar air atau tingkat kekeringan hasil panen.

Berita Terkait:  726 KDMP Belum Rampung, Gusnar: Dua Bulan Harus Lengkap Hingga Tahap Operasional

Ia menanyakan langsung kepada petani terkait proses pascapanen yang dilakukan.

Dari dialog tersebut terungkap bahwa sebagian petani di Bukit Aren masih membiarkan jagung mengering di pohon dengan masa panen yang diperpanjang hingga empat bulan.

Berita Terkait:  DTK, BLPT, BPMP, BGP dan Dikbud Provinsi Gorontalo Gelar Workshop Pemanfaatan Rapor Pendidikan

Padahal, harga jagung bisa meningkat hingga sekitar Rp5.500 per kilogram jika kadar air mencapai 17 persen.

Gusnar Ismail menilai perlu adanya pengawasan dan perhatian lebih terhadap mekanisme penentuan harga agar petani tidak dirugikan.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Dorong Penerima Beasiswa LPDP Aktif Hidupkan Wacana Keilmuan

“Aspirasi ini akan kami tampung, termasuk terkait pengawasan harga di tingkat petani,” ujarnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Gusnar Ismail bersama Wamen Transmigrasi juga menyerahkan sebanyak 109 Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada warga transmigran.

Berita Terkait:  Kunjungan Gubernur Gusnar ke Tiga Kementerian Berbuah Hasil Manis

Selain itu, pemerintah turut meresmikan sejumlah pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi dengan nilai mencapai Rp4,4 miliar yang bersumber dari APBN Tahun 2025.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga transmigrasi,

Berita Terkait:  Bisa jadi Pengganti KTP, Warga Diminta Segera Aktivasi IKD

khususnya dalam sektor pertanian yang menjadi tumpuan utama ekonomi masyarakat setempat.(Rls)