Legislatif

DPRD Pohuwato Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram

×

DPRD Pohuwato Soroti Kelangkaan LPG 3 Kilogram

Sebarkan artikel ini
Kelangkaan LPG
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pohuwato, Rizal Thaib Pasuma. (Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Ketua Komisi II DPRD Pohuwato, Rizal Thaib Pasuma menyoroti kelangkaan gas LPG 3 Kilogram. Ia sangat menyayangkan jika persoalan tersebut masih harus dihadapi masyarakat, yang padahal menurutnya jumlah agen distributor di wilayah Kabupaten Pohuwato mengalami penambahan.

Berita Terkait:  DPRD Gorut Resmi Terima Rancangan KUA-PPAS 2024, Deasy: Segera Dibahas

badan keuangan

Hal ini secara tegas disampaikan Politisi Golkar tersebut dalam rapat komisi gabungan DPRD Kabupaten Pohuwato, Senin (10/4/2023) di ruang rapat DPRD Pohuwato.

“Buat apa penambahan agen jika pasokan gas berkurang, nantinya bikin tambah ‘penyakit’ lagi,” ujar Rizal Pasuma ketua Komisi II.

Berita Terkait:  Finalisasi KUA-PPAS 2024 Kabgor, Banggar Perjuangkan Tenaga Kontrak

badan keuangan

Tidak bisa dipungkiri kata Rizal, jumlah pemakaian gas di kalangan masyarakat semakin hari semakin meningkat. Sehingganya, jika terjadi pengurangan pasokan gas LPG yang dilakukan pihak Pertamina akan menimbulkan kelangkaan gas LPG di Kabupaten Pohuwato.

“Seenaknya saja mereka mereka mempermainkan masyarakat kita. Padahal ini program pemerintah. Malahan, pemerintah terkesan mempermainkan kita, dari minyak tanah dialihkan ke gas, sekarang sudah pakai gas akan tetapi gas nya yang tidak ada. Ini kan lucu,” sesal Rizal di hadapan sejumlah pejabat dinas, mitra Komisi II.

Berita Terkait:  Pembahasan Perubahan Anggaran di Gorut Kembali Tertunda

Di tempat yang sama, Beni Nento ketua komisi III menambahkan, pihaknya meminta pemerintah dan pihak pertamina untuk melakukan penambahan kuota gas LPG 3 Kilogram.

“Seperti apa yang pak kadis sampaikan, ada sekitar kurang lebih 52 ribu PKM mendapatkan gas bersubsidi, namun sampai hari ini hanya sekitar 22 ribu yang ada.

Oleh karena itu, kami meminta pemerintah, entah itu pemerintah provinsi maupun pusat dan pihak pertamina untuk menambah kouta gas LPG,” tegas Beni Nento.

Berita Terkait:  Maksimalkan PAD, Pemkab Gorut Diusul Miliki Dinas Pendapatan

Sementara itu, Kepala Dinas Perindagkop UKM Pohuwato, Ibrahim Kiraman mengaku akan melakukan operasi agen LPG yang banyak dikeluhkan masyarakat,

terutama masyarakat yang berada di Kecamatan Lemito dan Popayato.

“Yang keluhan sekarang itu di wilayah barat. Kami besok meninjau langsung ke pangkalan-pangkalan bersama agen. Di sana, nanti kami lihat Kecamatan mana kesulitan gas,” beber Ibrahim.

Berita Terkait:  Kembangkan Lintas Sektoral, Deasy: Butuh Dukungan Infrastruktur Memadai

Lebih jauh kata Ibrahim, pihaknya mengakui bahwa tahun ini gas LPG mengalami kelangkaan di Pohuwato.

“Tahun kemarin tidak ada kelangkaan, kenapa tahun ini ada kelangkaan? Karena memang ada pengurangan kuota dari pertamina. Yang dulunya sampai 7 LO, sekarang ini hanya 6 LO. Kemudian juga kebutuhan ibu-ibu dalam membuat kue makin meningkat jelang lebaran,” tukasnya.

Berita Terkait:  Datangi Kantor Merdeka Grup, Senator Dapil I Pohuwato Ingatkan Ini

Rapat gabungan komisi II dan Komisi III, menghadirkan Sekretaris Daerah (Sekda) Iskandar Datau,

Kepala Dinas Perindagkop UKM Pohuwato, Ibrahim Kiraman, serta beberapa OPD di lingkungan pemerintah daerah.(*)

Penulis: Riyan Lagili



hari kesaktian pancasila