Metropolis

Dugaan Kasus Pembacokan di Pelataran Sentral, P-19 Kejari Tuai Tanda Tanya

×

Dugaan Kasus Pembacokan di Pelataran Sentral, P-19 Kejari Tuai Tanda Tanya

Share this article
Seorang Pria di Atinggola Meregang Nyawa Usai Dibacok Rekannya Sendiri - Dugaan Kasus Pembacokan di Pelataran Sentral, P-19 Kejari Tuai Tanda Tanya
Ilustrasi pembacokan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Berkas perkara kasus pembacokan di kawasan Pelataran Sentral Kota Gorontalo masih belum dinyatakan lengkap.

Berita Terkait:  Kerusuhan Pohuwato Jadi Atensi Komnas HAM, Pengacara Korban: Mereka Lakukan Investigasi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo mengembalikan berkas tersebut kepada penyidik Polres Gorontalo Kota melalui petunjuk P-19 untuk dilengkapi.

Pengembalian berkas itu, belakangan memantik berbagai reaksi sejumlah warga masyarakat Kota Gorontalo. Mereka mempertanyakan langkah kejaksaan tersebut, bahkan menilai ada indikasi muatan politis di balik proses hukum yang berjalan.

Berita Terkait:  Diduga Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Liluwo Ludes Terbakar

“Karena kami mendapat informasi yang mana, berkas pemeriksaan yang dikembalikan hanya berkaitan dengan keterangan Pak Wali Kota, sementara berkas lainnya tetap diproses,” ungkap seorang warga yang mengaku bernama Fadlan, warga Kecamatan Kota Timur melalui sambungan telepon seluler aplikasi WhatsApp.

Fadlan meminta Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo menjelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi ditengah masyarakat.

Berita Terkait:  Insiden Menghalangi Kerja-kerja Pers oleh Oknum Polisi: Besok Aliansi Wartawan Turun Aksi

Biar, kata dia, proses hukum tetap berjalan profesional dan tidak memicu kegaduhan publik.

“Kami warga tak mau Kota Gorontalo menjadi gaduh hanya karena persoalan ini. Apalagi, kami mendengar ada aksi besar-besaran yang akan dilakukan sejumlah kelompok dalam kasus ini,” ujar Fadlan.

Berita Terkait:  Dugaan Kasus Pembunuhan di Mananggu, Terduga Pelaku Terancam Penjara Seumur Hidup

Sebagaimana diketahui, insiden pembacokan itu terjadi saat Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea bersama sejumlah pimpinan OPD tengah berada di lokasi. Terduga pelaku berinisial SR telah diamankan dan ditahan oleh pihak kepolisian.

Tak lama dari peristiwa, Adhan telah dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik.

Berita Terkait:  Seorang Wanita di Marisa Diduga Jadi Korban Kekerasan Oknum Anggota Polri

Hingga kini, proses hukum masih terus berjalan sembari penyidik melengkapi petunjuk yang diberikan pihak kejaksaan.(Mg-17)