HeadlineMetropolis

Gantung Diri di Boalemo, Keluarga: Almarhum Tak Ada Masalah Apapun

×

Gantung Diri di Boalemo, Keluarga: Almarhum Tak Ada Masalah Apapun

Share this article
Gantung Diri Boalemo
Petugas polisi tengah memeriksa TKP. (Foto: Istimewa)
Informasi dalam artikel ini jangan jadikan inspirasi untuk melakukan hal yang serupa. Jika anda mengalami gejala depresi, mengakhiri hidup bukanlah solusi yang tepat Datangi psikolog, psikiater atau pihak-pihak yang dapat membantu anda menyelesaikan persoalan.

Hargo.co.id, GORONTALO – Keluarga korban gantung diri berinisial RK (41) di Dusun Batu Potong, Desa Dulupi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo mengungkap kronologi insiden yang terjadi pada Rabu (26/7/2023).

Berita Terkait:  Seorang Siswi SMK di Gorut yang Ditemukan Tak Bernyawa: Duduk di Kelas 10, Biasa Disapa Jupe

Menurut anak korban bernama Sultan Kutei, ayahnya ditemukan dalam keadaan tewas tergantung di bagian dapur rumahnya. Kala itu, waktu menunjukkan pukul 04.00 Wita.

Sultan yang masih berusia 8 tahun hendak pergi ke dapur untuk buang air kecil. Setibanya di dapur, Sultan kaget melihat kondisi ayahnya sudah dalam keadaan tewas dengan posisi tergantung dengan seutas tali.

Berita Terkait:  AJI Kecam Oknum Polisi yang Halangi Kerja Jurnalis Meliput di Polda Gorontalo

Lantas Sultan bergegas menuju kamar untuk membangunkan ibunya yang sedang tidur untuk menyampaikan kondisi ayahnya. Setelah mendengar kabar dari sang anak, Istri dari RK yang belakangan diketahui bernama Salma Yantoni langsung bangun dari tidurnya dan menuju ke dapur.

Salma kemudian menurunkan korban yang sementara tergantung di atap dapur rumah dan mengabarkan kejadian tersebut ke tetangga.

Berita Terkait:  Beda dengan yang Lain, Sebelum ke KPU Merlan-Syamsu Mohon Restu ke Para Leluhur Bone Bolango

Menurut pengakuan Salma, sebelum ditemukan tewas gantung diri, RK yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan tak ada masalah dengan siapapun. Baik itu di lingkungan keluarga maupun dikalangan sesama nelayan di desanya.

Kasus gantung diri ini sendiri sempat membuat heboh warga Gorontalo. Sebab, belum genap 24 jam kejadian gantung diri terjadi di Desa Mamungaa Timur, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango dan di Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo terjadi, kasus yang sama kembali terjadi di Kabupaten Boalemo.

Berita Terkait:  Terduga Pelaku Pencurian Mainhole Proyek Revitalisasi Pertokoan Ditetapkan Tersangka

Di Kelurahan Huangobotu, korbannya adalah seorang lelaki berinisial JMU (34). Polisi menduga JMU nekat gantung diri karena persoalan asmara. Sedangakan di Desa Mamungaa Timur, korbannya berinisial NH.

Beruntung, sang anak memergoki aksi NH, sehingga nyawa NH bisa diselamatkan. NH nekat melakukan aksi gantung diri karena tak mau anaknya bernama Fadel Hasan diambil oleh mantan suaminya. (*)

Berita Terkait:  Yuk! Datang ke Pesta Rakyat Tonny-Marten, Ada Wizz Baker dan Geisha

Penulis: Rendi Wardani Fathan