Legislatif

Jayusdi: Pemkab Gorontalo Jangan Alergi Kritikan

×

Jayusdi: Pemkab Gorontalo Jangan Alergi Kritikan

Sebarkan artikel ini
Jayusdi: Pemkab Gorontalo Jangan Alergi Kritikan - Jayusdi: Kebijakan Retribusi TPA Talumelito Tak Masuk Akal
Aleg DPRD Kabgor, Jayusdi Rivai.

Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Jayusdi Rivai menyoroti sikap pemerintah daerah yang dinilai terlalu defensif terhadap kritikan masyarakat.

Berita Terkait:  Terkait Kondisi Keuangan Gorut, Deasy: Jauh Hari Sudah Kami Ingatkan

Jayusdi Rivai menekankan, pentingnya membuka ruang dialog, bukan justru menakut-nakuti publik dengan ancaman hukum.

Hal ini disampaikan pada rapat kerja DPRD bersama pemerintah daerah membahas rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Senin (5/5/2025).

Berita Terkait:  Pemkab Gorut Harus Jeli Lihat Kebutuhan Warga

Jayusdi Rivai menilai, pemerintah seharusnya lebih bijak dalam merespons masukan maupun kritik dari warga.

“Perlu diingat bahwa, putusan MK (Mahkamah Konstitusi) itu ada dua. Satu, ketika menyerang instansi pemerintah, lembaga atau kelompok tidak bisa dikenakan undang-undang ITE. Yang kedua disebut menyebabkan keributan, adalah keributan di dunia nyata, bukan di Medsos (media sosial),” tegas Jayusdi Rivai.

Berita Terkait:  Ketua Dekab Gorut Optimis Agenda Penting Kelembagaan Bisa Tuntas

Politisi PPP ini juga menegaskan, bahwa apabila terdapat kritik atas kebijakan yang tidak tepat, sebaiknya pemerintah meresponsnya dengan perbaikan.

Sementara jika kebijakan sudah benar namun masih disalahpahami, maka yang perlu diberikan adalah penjelasan.

Berita Terkait:  Iskandar Soroti Lemahnya Koordinasi OPD Kabgor, Gaji Penjaga Rumah Adat Nunggak Empat Bulan

“Oleh karena itu tidak perlu berbantah-bantahan di media sosial. Tidak produktif kita berbantah-bantahan,” ujar Jayusdi Rivai.

Jayusdi mengaku, bahwa dirinya dan para legislator lain pun sering menerima kritik keras dari masyarakat. Namun, sikap mereka tidak reaktif dan lebih memilih menanggapinya dengan tenang.

Berita Terkait:  Wakil Ketua DPRD Kabgor Dorong Lahirnya Instruktur Muda Lewat Diklat PPIM 2026

“Kami di sini sering mendapatkan kritik, tapi kami pilih diam, menjaga iklim demokrasi yang sehat sangat bergantung pada keterbukaan pemerintah dalam menyerap aspirasi masyarakat, bukan dengan membungkam suara-suara kritis,” tandas Jayusdi Rivai.(Deice)