Legislatif

Jayusdi Rivai Lakukan Aksi Walk Out saat Pembahasan R-APBD 2025 Kabgor

×

Jayusdi Rivai Lakukan Aksi Walk Out saat Pembahasan R-APBD 2025 Kabgor

Share this article
Jayusdi Rivai Lakukan Aksi Walk Out saat Pembahasan R-APBD 2025 Kabgor
Anggota DPRD Kabgor, Jayusdi Rivai ketika melakukan aksi walk out pada pembahasan R-APBD 2025, Senin (4/11/2024). (Foto: Deice/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Jayusdi Rivai memilih walk out saat pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2025 yang dilaksanakan di ruang paripurna DPRD, Senin (4/11/2024).

Berita Terkait:  Proses Rasionalisasi Anggaran Harus Dikomunikasikan

Pantauan Hargo.co.id rapat pembahasan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Zulfikar Usira dan anggota Banggar serta tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) ini berlangsung alot. Bahkan, pembahasan R-APBD tersebut, mengalami kebuntuan dan beberapa kali diskorsing.

Jayusdi memilih aksi walk out lantaran dirinya menilai pembahasan sudah tak sesuai komitmen yang disepakati terkait waktu pelaksanaannya.

Berita Terkait:  DPRD Gorut Gelar Rapat Evaluasi Internal Kelembagaan

“Kemarin dipembahasan awal kita sudah komitmen awal November sudah mulai pembahasan, tetapi kondisinya tidak demikian dan harusnya kita menghormati komitmen yang ada. Kita sebagai mitra seharusnya saling menghormati,” tegas Jayusdin

“Kita sudah komitmen tanggal 1 November masuk dokumennya dan ditargetkan penetapan RAPBD 2025 diparipurnakan tanggal 15 November, tetapi dengan kondisi saat ini tidak demikian, sehingga kita harus mengulur waktu lagi untuk penetapan APBD 2025,” tambah Jayusdi.

Berita Terkait:  Tema Hari Pahlawan, Dorongan Moral Wujudkan Kesjahteraan Rakyat

Jayusdi menyatakan, harusnya Banggar dan TAPD komitmen dengan apa yang telah disepakti sedari awal. Sebab, saat ini, banyak agenda yang akan menyita waktu para anggota DPRD. Diantaranya, pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Sehingga, kami sudah menargetkan waktu penetapan sebelum HUT Kabgor dan tahapan pencoblosan Pilkada. Tetapi, faktanya sekarang tidak demikian,” tandasnya.

Berita Terkait:  Resmi Nakhodai PMI Kabgor, Zulfikar Usira Targetkan Bangun UTD Sendiri

Secara terpisah Ketua DPRD Kabgor, Zulfikar Usira mengatakan, dokumen R-APBD 2025 susah diserahkan di bulan Oktober kemarin,

tetapi karena TAPD masih melakukan penyesuaian, sehingga di skorsing dan disepakati awal November.

Berita Terkait:  Sulitnya Merajut Kebersamaan Ditengah Kemajemukan, Nasir: Tidak Terjadi di Desa Palopo

“Tetapi saat ini juga masih ada regulasi yang diperbaiki. Misalnya, DAU SG ada penurunan dan ini yang sangat hati-hati,” jelas Zulfikar.

Ia menambahkan Banggar masih memberikan kesempatan kepada TAPD sampai dengan tanggal 15 November mendatang.

Berita Terkait:  DPRD Kabgor Resmi Bentuk Pansus Pengelolaan Keuangan Daerah

“Dengan begitu dipastikan penetapan APBD 2025 pun akan molor tetapi yang pasti sebelum akhir bulan dipastikan sudah ditetapkan,” tutup aleg Partai Golkar itu.(*)

Penulis: Deice 

Berita Terkait:  Fraksi Golkar DPRD Kabgor Desak Pembangunan RSUD MM Dunda Segera Dilanjutkan