Persepsi

Kampung Jawa – Gorontalo (Ziarah dan Sejarah)

×

Kampung Jawa – Gorontalo (Ziarah dan Sejarah)

Share this article
Kampung Jawa - Gorontalo _Ziarah dan Sejarah_
Basri Amin

Pengetahuan tradisi dan prosesi pewarisannya merupakan masalah paling krusial dewasa ini dalam rangka “pemajuan kebudayaan” bangsa Indonesia.

Berita Terkait:  Kasus Pada Anak yang Temper Tantrum dan Tidak Fokus Saat Pembelajaran

Generasi yang berubah, mobilitas penduduk dan teknologi yang tersedia tidak serta-merta memediasi pendalaman pengetahuan dan pengalaman kultural yang setara dengan generasi sebelumnya.

Sehingga, kesenjangan wawasan, pemaknaan dan pemeliharaan tradisi tampaknya makin mengemuka di Gorontalo. Belum lagi karena “dokumentasi tradisi” belum seluruhnya dikerjakan dengan kaidah-kaidah yang memadai, baik secara kultural maupun intelektual (Amin, 2012).

Berita Terkait:  Krisis Daya Beli dan Budaya Konsumtif

Dalam kasus Tradisi Punggoan, berdasarkan penelusuran kami, sampai saat ini kita belum sepenuhnya menemukan hasil kajian yang memadai metodenya dan meyakinkan analisisnya.

Kita bisa memulai dari Desa Yosonegoro – Kampung Jawa tertua di Gorontalo–. Sangat agraris dan agamais. Karakter agraris masyarakat Jaton karena membawa pengetahuan bertani dan mempraktikannya di Yosonegoro hingga saat ini.

Berita Terkait:  Generasi Kreatif yang Tersandera Krisis Mental

Pun demikian dengan karakter agamais karena kebiasaan memakmurkan masjid.