Kota Gorontalo

Pemeliharaan Sungai Tamalate, Upaya Pemkot Gorontalo Cegah Banjir

×

Pemeliharaan Sungai Tamalate, Upaya Pemkot Gorontalo Cegah Banjir

Share this article
Pemeliharaan Sungai Tamalate, Upaya Pemkot Gorontalo Cegah Banjir
Pemeliharaan Sungai Tamalate yang dilaksanakan Dinas PUPR Kota Gorontalo.

Hargo.co.id, GORONTALO – Salah satu penyebab banjir di Kota Gorontalo adalah meluapnya Sungai Tamalate karena tak mampu menampung debet air ketika hujan deras melanda wilayah tersebut.

Berita Terkait:  Adhan Sebut Ada Upaya Menjebaknya dalam Kasus Penganiayaan di Sentral, Usai Puasa akan Demo Kejari

Untuk mengantisipasi hal ini, Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan satu program untuk pengendalian banjir. Yaitu, pemeliharaan Sungai Tamalate.

Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Meydi N. Silangen melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA), Multazam Adam menerangkan bahwa panjang sungai yang ditangani kurang lebih 4 kilometer dari sekitar Polsek Kota Timur hingga belakang Asrama Polisi (Aspol) Polresta Gorontalo Kota.

Berita Terkait:  Tak Tunggu Lama, Adhan Respon Keluhan Warga Biawu-Biawao Terkait Eceng Gondok

Sedangkan lebarnya, lanjut Multazam, mencapai 8 hingga 10 meter dengan kedalaman 3 meter.

“Penanganannya baru secara manual, karena kami masih mencari jalan alternatif untuk alat berat masuk. Meski begitu, dengan cara manual sedimentasi dengan ketebalan 1 meter bisa ditangani,” ungkap Multazam.

Berita Terkait:  Miras, Narkoba, LGBT, Terorisme, Kekerasan, Hoaks dan Radikalisme, Ismail Madjid: Musuh Kita Bersama

Proyek ini, ucap Multazam, dibiayai anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dengan nilai Rp. 100 juta.

Ditanya apakah dengan anggaran itu, pekerjaan bisa maksimal? Multazam menjawab, kondisi keuangan daerah terbatas, sehingga pihaknya hanya bisa mengalokasikannya seperti itu.

Berita Terkait:  Akhir Bulan, Pemkot Gorontalo Gelar Job Bidding

Pun begitu, lanjut Multazam, Dinas PUPR akan berupaya pekerjaan bisa maksimal.

Masih kata Multazam, sebelum melaksanakan pekerjaan, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Balai Sungai selaku yang memiliki kewenangan.

Berita Terkait:  Peringatan Hari Pahlawan Momentum Perangi Kemiskinan dan Kebodohan

“Kami izin terlebih dahulu ke Balai Sungai. Dari mereka menyampaikan bahwa selama itu untuk kepentingan publik, silahkan dikerjakan,” kata Multazam mengutip penyampaian Balai Sungai.

Lebih lanjut, Multazam menambahkan, Balai Sungai juga menyampaikan ke pihaknya bahwa saat ini mereka tengah melakukan analisa untuk menjadikan Sungai Tamalate sama seperti Sungai Bulango.

Berita Terkait:  Deklarasi Sekolah Anti Narkoba Hingga Perundungan, Pj Wali Kota Puji SMP 8

“Kemungkinan pekerjaannya akan dimulai kalau bukan tahun depan, tahun 2027,” beber Multazam.(Adv)