Kab. Gorontalo

Pemkab Gorontalo Gandeng Kejari Gelar Pasar Murah Bersubsidi, Intervensi Harga Pangan Jelang Idulfitri

×

Pemkab Gorontalo Gandeng Kejari Gelar Pasar Murah Bersubsidi, Intervensi Harga Pangan Jelang Idulfitri

Share this article
Pemkab Gorontalo Gandeng Kejari Gelar Pasar Murah Bersubsidi, Intervensi Harga Pangan Jelang Idulfitri
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, melayani warga saat pasar murah di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Selasa (3/3/2026).

Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gorontalo menggelar Pasar Murah Bersubsidi (PARAS ST) guna menekan lonjakan harga pangan dan mengendalikan inflasi menjelang Idulfitri.

Berita Terkait:  Di Musrenbangda, Hendra Tekankan Soal Esensi Kolaborasi, Komunikasi, dan Koordinasi

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kejari Limboto, Selasa (3/3/2026).

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyebut kolaborasi bersama unsur Forkopimda, termasuk Kejaksaan Negeri, merupakan langkah strategis untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan tepat sasaran dan transparan. Menurutnya, stabilitas harga merupakan bentuk perlindungan sosial yang wajib dijamin pemerintah.

Berita Terkait:  PAD Jauh Dari Target, Nelson Minta OPD Lakukan Efisiensi Anggaran

“Untuk memperkuat rantai pasok, Pemkab Gorontalo juga menggandeng mitra ritel nasional seperti Alfamart dan Indomaret, serta pelaku usaha sektor gula, perikanan, dan peternakan,” ujar Sofyan.

Program PARAS ST ditargetkan menjangkau 19 kecamatan dengan total alokasi 19.000 paket pangan bersubsidi.

Berita Terkait:  Calon Sekda Kabgor Harus Bebas dari TGR

Komoditas yang disediakan meliputi bahan pokok strategis seperti beras, bawang merah, cabai rawit, dan minyak goreng.

Besaran subsidi mencapai 55,39 persen, sehingga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Berita Terkait:  Wujudkan Pembangunan yang Merata, Pemkab Gorontalo Gelontorkan Anggaran Rp 25 Miliar For Biluhu

Sebanyak 19.000 paket disalurkan secara maraton di seluruh kecamatan guna memastikan pemerataan manfaat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gorontalo, Viktor Asiku, menjelaskan bahwa

Berita Terkait:  Nelson Harap, Lomba Layang-layang Meriahkan FPDL Dibuat Lebih Unik

PARAS ST merupakan instrumen intervensi pasar untuk mengendalikan inflasi daerah, khususnya saat terjadi peningkatan permintaan di bulan Ramadan.

Ia menyebut, harga normal satu paket bahan pokok di pasaran mencapai Rp134.500,

Berita Terkait:  320 Kendaraan Konvoi, Syiar Maulid Menggema di Kabupaten Gorontalo

namun melalui program ini masyarakat dapat memperolehnya dengan harga Rp60.000.

“Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp74.500 per paket atau setara 55,39 persen dari harga pasar. Ini adalah bentuk keberpihakan fiskal pemerintah daerah agar masyarakat rentan tetap memiliki daya beli yang kuat,” pungkas Viktor.(Adv) 

Berita Terkait:  Pemkab Gorontalo Resmi Luncurkan SPSB 2026, Tegaskan Sekolah Bersih dari Titipan