Edukasi

Perkuat Kepekaan Budaya Lewat Tadabur Bahasa dan Sastra Indonesia

×

Perkuat Kepekaan Budaya Lewat Tadabur Bahasa dan Sastra Indonesia

Share this article
Perkuat Kepekaan Budaya Lewat Tadabur Bahasa dan Sastra Indonesia
Suasana kegiatan Tadabur Bahasa dan Sastra Indonesia yang diselenggarakan oleh HMJ Bahasa dan Sastra Indonesia di Kampus IV UNG, Sabtu (24/5/2025). (Foto: Siti nurhalisa/Mahasiswa magang UNG)

Hargo.co.id, GORONTALO – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar kegiatan Tadabur Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengusung tema “Menjaga Identitas Bahasa dan Sastra di Persimpangan Tradisi dan Digitalisasi“.

Berita Terkait:  Penguatan Kapasitas Kelompok Usaha Rumput Laut di Gorontalo Utara, Sinergi untuk Ekonomi Berkelanjutan

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bidang Penalaran dan Keilmuan dan berlangsung di Gedung Kampus IV, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sabtu (24/5/2025).

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga identitas bahasa dan sastra Indonesia di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi.

Berita Terkait:  FSB UNG Gelar Sosialisasi Penyusunan Proposal PKM

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan sebagai wadah berbagi ilmu, memperkuat kepekaan budaya, serta menumbuhkan semangat literasi di kalangan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Ketua HMJ, Ismail Rajak menekankan pentingnya kesadaran generasi muda terhadap akar budaya bangsa di tengah perkembangan teknologi digital yang pesat.

Berita Terkait:  Maksimalkan Pemberian Materi, UT Gorontalo Gelar OSMB dalam Tiga Sesi

“Sekarang ini kan semuanya serba digital, jadi kadang kita lupa sama akar budaya sendiri, termasuk bahasa dan sastra.

Lewat kegiatan Tadabur Bahasa dan Sastra ini, kami ingin ngajak teman-teman untuk sama-sama menjaga identitas bahasa dan sastra kita,

Berita Terkait:  Mahasiswa KKN UNG 2023 Di Desa Muara Bone, Gelar Penyuluhan terkait Partisipasi Politik Masyarakat

supaya nggak hilang di tengah arus digitalisasi ini,” ujarnya.

Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Ulfa Zakaria. Selain mengapresiasi, Ulfa juga berharap agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga mempererat solidaritas antar mahasiswa.

Berita Terkait:  Bentor School Ride: Maxim Ajak Siswa Rayakan HUT RI dan Lestarikan Budaya Gorontalo

“Saya berharap kegiatan ini dapat bermanfaat, terutama ilmu yang akan diberikan oleh pemateri.

Semoga ke depan kegiatan ini terus berkembang dan melibatkan peserta tidak hanya dari jurusan kita,

Berita Terkait:  MTQ UNG 2025 Usung Standar Nasional, Siapkan Peserta Unggul Sejak Seleksi Kampus

tetapi juga dari luar jurusan,” tuturnya.

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap tema yang diangkat.

Berita Terkait:  Jadi Media Pembelajaran, Museum Pendaratan Soekarno Bebas Biaya Masuk

Partisipasi aktif dari mahasiswa menjadi bukti bahwa semangat untuk menjaga dan melestarikan bahasa serta sastra Indonesia masih kuat di kalangan generasi muda.

Menghadirkan narasumber yang kompeten, kegiatan ini diisi oleh salah satu dosen dari jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia,

Berita Terkait:  Cerita Mahasiswa UNG, Kuliah Sambil jadi "Tukang" Service Handphone

serta Nurgian Utina, mahasiswa berprestasi yang juga aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan sastra.

Kehadiran kedua pemateri ini diharapkan mampu memberikan wawasan dan inspirasi bagi peserta

Berita Terkait:  Siswa SMK Negeri 1 Dungaliyo Kunjungi Gorontalo Post

untuk terus mengembangkan potensi dan kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia. (Mg-04/Mg-05)